DPRD Soroti Maraknya Bayi Dibuang di Banyuwangi

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Siti Mafrochatin Nimah (kanan) saat memimpin rapat paripurna di DPRD Banyuwangi. Sumber foto: www.detik.com
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Siti Mafrochatin Nimah (kanan) saat memimpin rapat paripurna di DPRD Banyuwangi. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Banyuwangi – DPRD Banyuwangi meminta pemerintah daerah hingga aparat penegak hukum bergerak cepat menyikapi maraknya kasus pembuangan bayi yang terjadi dalam lima bulan terakhir. Sejak Januari hingga Mei 2026, tercatat lima bayi ditemukan dibuang di sejumlah lokasi berbeda di Banyuwangi.

Dikutip dari detikJatim.com, kasus terbaru terjadi di Kecamatan Glenmore, Selasa (12/5/2026), saat jasad bayi ditemukan di dalam ransel. Sebelumnya, warga juga sempat digegerkan dengan penemuan bayi di dalam kardus mi instan di wilayah Glagah.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah, menilai rentetan kasus tersebut menjadi alarm serius terkait persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Artinya ada masalah sosial yang sangat kompleks di tengah gencarnya program pemerintah, tapi ada masalah serius yang justru terlepas dari pantauan kita,” ujar Ni’mah, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, faktor pemicu pembuangan bayi tidak bisa dipandang sederhana. Ia menyebut kemungkinan adanya kehamilan di luar nikah, tekanan ekonomi, hingga rasa malu karena hamil di usia tertentu menjadi penyebab yang harus mendapat perhatian bersama.

Selain itu, DPRD juga menyoroti pengaruh pergaulan bebas yang dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya kehamilan tidak diinginkan.

Karena itu, DPRD mendesak Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banyuwangi untuk memperkuat edukasi terkait kesehatan reproduksi dan dampak pergaulan bebas kepada masyarakat, khususnya remaja.

Tak hanya pemerintah, Ni’mah juga meminta keterlibatan tokoh agama, sekolah, hingga keluarga dalam mengawasi pergaulan generasi muda agar tetap sesuai norma sosial dan agama.

Di sisi lain, DPRD meminta kepolisian mengusut tuntas seluruh kasus pembuangan bayi yang terjadi agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

“Kami berharap kepada petugas kepolisian untuk bisa mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayinya, di saat di sisi lain banyak perempuan yang berjuang keras untuk bisa hamil dan mempunyai anak,” pungkasnya.

Pos terkait