Ahmad Nur Wakid ( Wasekjen Pergunu Nganjuk ) : Tindakan Menggunduli Dan Mengaraknya Di Jalanan Sungguh Tindakan Berlebihan

27 Feb 2020
602 times
Ahmad Nur Wakid,S.Pd.I Wasekjen Pengunu Nganjuk Ahmad Nur Wakid,S.Pd.I Wasekjen Pengunu Nganjuk

Lintasjatim.com,Nganjuk - Perlakuan tak manusiawi yang diduga dilakukan kepolisian DIY terhadap tiga guru tersangka kasus susur Sungai Sempor memicu protes sejumlah kalangan termasuk Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kabupaten Nganjuk (Pergunu) Kabupaten Nganjuk .

Ketiga guru yang merupakan pembina pramuka SMPN 1 Turi ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai dalam kegiatan susur sungai yang menawaskan 10 siswa SMPN 1 Turi.

Ahmad Nur Wahid,S.Pd.I Wakil Sekertaris PC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kabupaten  Nganjuk ( Pergunu) “ Mendukung proses hukum yang dilakukan polisi asal adil, transparan, akuntabel, proporsional, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Karena itu, tindakan menggunduli   dan mengaraknya di jalanan sungguh tindakan berlebihan.’’ Saat di hubungi Lintasjatim.com,Kamis(27/2)

"Seharusnya pihak kepolisian memberikan perlindungan dalam bentuk menghormati dan menghargai tampilan tersangka di depan publik dengan tidak mempermalukan tampilannya dalam bentuk digunduli seperti pelaku kriminal berat," ucap dia.

Sebelumnya, Polres Sleman merilis tersangka insiden susur sungai SMPN 1 Turi, Sleman di Mapolres Sleman, Selasa (25/2). Tiga tersangka yakni berinisial IYA yang merupakan guru SMPN 1 Turi, DDS, dan R tampak gundul.

 

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

14063446
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
5098
18511
23609
13810953
656026
666086
14063446
Your IP: 3.235.75.196
2020-03-30 06:43