FAM Unitomo Gaungkan Kampus Bebas Kekerasan Seksual

Kajian rutin Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Universitas Dr. Soetomo.
Kajian rutin Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Universitas Dr. Soetomo.

LINTASJATIM.com, Surabaya – Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menegaskan komitmen menolak kekerasan seksual melalui kajian rutin bertajuk KANTIN 2 SKS, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Analisa Kasus FH UI: Berantas Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan’ ini menjadi ruang diskusi kritis sekaligus wujud kepedulian mahasiswa terhadap maraknya kasus kekerasan seksual di dunia pendidikan.

Acara menghadirkan Moch. Bakhrul Ilmi, mantan Presiden FAM Unitomo 2025, serta Faza Tazkiyah Qothrunnada, Duta Pelajar IPPNU Jawa Timur, dengan moderator Bunga Ulfa Nikma.

Dalam pemaparannya, Bakhrul Ilmi menekankan pentingnya keberanian korban untuk bersuara serta peran aktif mahasiswa dalam mengawal isu tersebut.

“Mahasiswa harus berani menjadi agen perubahan dalam mengawal isu kekerasan seksual,” ujarnya.

Sementara itu, Faza Tazkiyah menyoroti pentingnya edukasi sejak dini serta penguatan sistem perlindungan bagi korban di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ini diikuti kader FAM Unitomo dan terbuka untuk mahasiswa serta masyarakat umum. Diskusi berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi peserta.

Di akhir acara, Presiden FAM Unitomo, Nathan Eben H.F.H., memimpin pernyataan sikap yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Melalui forum ini, FAM Unitomo berharap dapat meningkatkan kesadaran kolektif sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Pos terkait