Disdik Batu Selidiki Polemik Kelulusan OSN

Siswa di Kota Batu belajar di ruang kelas. Sumber foto: www.detik.com
Siswa di Kota Batu belajar di ruang kelas. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Batu – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu masih melakukan penelusuran terkait viralnya kabar siswa jenjang SD dan SMP disebut gagal melaju ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Timur akibat dugaan keterlambatan pengunggahan dokumen administrasi.

Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, menegaskan pihaknya saat ini masih mencocokkan seluruh data dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan duduk persoalan yang sebenarnya.

“Ini kami masih crosscheck data-data yang ada, jadi mohon untuk memberi kesempatan bagi kami untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Cahyawisesa, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, pelaksanaan OSN tingkat kota telah berlangsung sesuai jadwal dan tidak menemui kendala berarti. Kompetisi tersebut dipusatkan di SMP Negeri 2 Kota Batu yang dinilai memiliki fasilitas memadai.

“OSN tingkat kota sudah kita laksanakan di SMPN 2 yang secara sarpras sangat memadai. Untuk tingkat SD dilaksanakan tanggal 8 Juni, sedangkan untuk SMP tanggal 11 Juni,” jelasnya.

Menanggapi isu kelalaian administrasi, Cahyawisesa membenarkan bahwa pihaknya sempat menerima permintaan untuk melengkapi dokumen yang belum terunggah ke sistem pusat. Namun, ia memastikan kekurangan tersebut telah segera dipenuhi.

“Memang kita pernah dimintai untuk kekurangan dokumen yang diupload, dan sudah kita penuhi. Kami juga sudah menginformasikan ke admin pusat bahwa telah dilakukan upload atas kekurangan dokumen tersebut,” katanya.

Disdik Kota Batu juga mengaku terus berkomunikasi dengan pihak Kementerian Pendidikan untuk memperoleh kepastian mengenai hasil pengumuman OSN tingkat kabupaten/kota (OSN-K).

Polemik ini mencuat setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut seluruh peserta OSN dari Kota Batu jenjang SD dan SMP tidak lolos ke tingkat provinsi. Dalam unggahan tersebut disebutkan kegagalan diduga dipicu oleh keterlambatan pengunggahan berkas pendaftaran oleh pihak dinas.

Narasi tersebut memicu beragam reaksi dari warganet dan menjadi perhatian publik. Hingga kini, Dinas Pendidikan Kota Batu masih menunggu hasil verifikasi sembari memastikan seluruh proses administrasi telah dilakukan sesuai ketentuan.

Pos terkait