Tali Bendera Tersangkut, Pengurus PCNU Situbondo Panjat Tiang

Tali Bendera Tersangkut, Pengurus PCNU Situbondo Panjat Tiang saat Upacara Hari Santri.
Tali Bendera Tersangkut, Pengurus PCNU Situbondo Panjat Tiang saat Upacara Hari Santri.

LINTASJATIM.com, Situbondo – Pengurus Tanfidziyah PCNU Situbondo, Ustaz H. Lukman Hakim, memanjat tiang bendera saat upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Yayasan Tahfidzul Qur’an Nurul Hikam, Kamis (22/10/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk mengatasi kendala pada tali pengerek bendera Merah Putih.

Lukman berinisiatif memanjat tiang ketika tali pengerek mengalami masalah di tengah rangkaian upacara. Dengan mengenakan baju putih dan sarung, ia berusaha menjangkau bagian tali yang tersangkut agar dapat disambungkan kembali.

Bacaan Lainnya

Pengurus PCNU Situbondo, Ali Said, yang berada di lokasi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Lukman mengambil inisiatif untuk mengatasi kendala teknis agar prosesi pengibaran bendera dapat dilanjutkan.

“Ketika tali pengerek mengalami masalah, Ustaz Lukman Hakim langsung berusaha mengatasinya dengan memanjat tiang bendera. Upaya itu dilakukan supaya tali bisa disambungkan kembali dan pengibaran bendera dapat diteruskan,” kata Ali Said.

Ali menuturkan, Lukman melakukan upaya tersebut dengan pakaian yang dikenakannya saat mengikuti upacara. Ia berusaha menjangkau bagian tali yang perlu diperbaiki agar mekanisme pengibaran bendera kembali berfungsi.

“Beliau waktu itu memakai baju putih dan sarung. Begitu mengetahui ada kendala pada tali, beliau berinisiatif naik untuk menjangkau bagian yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Ali, kendala pada tali pengerek harus ditangani terlebih dahulu sebelum prosesi pengibaran bendera dapat dilanjutkan.

“Persoalannya saat itu ada pada tali pengerek. Jadi, bagian tersebut perlu ditangani terlebih dahulu agar prosesi pengibaran Sang Merah Putih bisa berjalan kembali,” tambahnya.

Upacara HSN 2026 yang diselenggarakan PCNU Situbondo di Yayasan Tahfidzul Qur’an Nurul Hikam tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Kendala teknis pada tali pengerek menjadi salah satu kejadian dalam upacara tersebut. Lukman turun tangan dengan memanjat tiang untuk membantu memperbaiki tali agar prosesi pengibaran bendera Merah Putih dapat diteruskan.

Pos terkait