Doa Lansia Dhuafa Iringi Kepulangan Kapolres Bondowoso

Kapolres Bondowoso Datangi Tiga Lansia Dhuafa di Pelosok, Doa Mengiringi Kepulangannya.
Kapolres Bondowoso Datangi Tiga Lansia Dhuafa di Pelosok, Doa Mengiringi Kepulangannya.

LINTASJATIM.com, Bondowoso – Program Kapolres Berbagi yang digagas Polres Bondowoso kembali menghadirkan kisah haru. Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo memilih mendatangi langsung rumah warga dhuafa di pelosok desa. Dalam kunjungan tersebut, ia menerima doa tulus dari seorang lansia yang berharap dirinya kelak menyandang pangkat jenderal.

Didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, AKBP Aryo menyambangi tiga warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan dan tinggal di rumah tidak layak huni. Kegiatan itu merupakan bagian dari aksi sosial rutin Polres Bondowoso yang dilaksanakan setiap Jumat sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Hatima (91) di Dusun Rabeh, Desa Pujerbaru, Kecamatan Maesan. Lansia tersebut hidup seorang diri di rumah sederhana dengan kondisi memprihatinkan. Menurut warga, tidak ada keluarga yang mendampingi Hatima, dan seekor kucing menjadi teman kesehariannya.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke kediaman Salama di Dusun Duko. Kondisi tempat tinggalnya juga membutuhkan perhatian, bahkan tempat tidurnya berada berdekatan dengan kandang sapi milik warga.

Kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Rukmiyati, seorang perempuan yang tengah berjuang melawan kanker mata. Meski kondisi kesehatannya menurun, ia tetap menyambut kedatangan rombongan Polres Bondowoso dengan senyum penuh syukur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan berupa kasur spring bed, paket sembako, dan santunan kepada ketiga warga. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penerima manfaat.

AKBP Aryo mengatakan, Program Kapolres Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Bondowoso terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami berharap semangat berbagi dan empati terus tumbuh di lingkungan Polres Bondowoso,” ujarnya.

Suasana haru terjadi ketika Rukmiyati menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Kapolres. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diterimanya.

“Terima kasih banyak, Bapak Kapolres Bondowoso, yang telah membantu kami,” ucap Rukmiyati.

Tak lama kemudian, Rukmiyati mengangkat kedua tangannya dan memanjatkan doa untuk Kapolres.

“Semoga Bapak lekas menjadi Jenderal,” katanya penuh haru.

Doa sederhana itu menjadi momen paling berkesan dalam rangkaian kegiatan Kapolres Berbagi. Bagi Rukmiyati, bantuan yang diterimanya bukan sekadar meringankan beban hidup, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian masih hadir mengetuk pintu rumah warga yang hidup dalam keterbatasan. (Rif)

Pos terkait