400 Warga Belanguan Berjuang Dapatkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Belanguan Sudah Bertaruh Tenaga Demi Setetes Air Bersih.
Warga Belanguan Sudah Bertaruh Tenaga Demi Setetes Air Bersih.

LINTASJATIM.com, Bondowoso – Musim kemarau baru saja dimulai, namun sekitar 400 warga atau 100 kepala keluarga (KK) di Dusun Belanguan, Desa Karangsengon, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, sudah harus berjuang keras demi mendapatkan air bersih.

Setiap hari, warga berjalan kaki sejauh beberapa kilometer sambil memikul jeriken menuju sumber mata air yang berada jauh dari permukiman. Perjalanan tersebut menjadi rutinitas untuk memenuhi kebutuhan air minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Bacaan Lainnya

Medan yang dilalui tidaklah mudah. Jalan setapak yang curam, berbatu, dan menanjak mengharuskan warga mengeluarkan tenaga ekstra. Kondisi itu juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi perempuan, anak-anak, dan lanjut usia yang turut mengambil air.

Sebagian warga memanfaatkan kuda untuk mengangkut jeriken karena kendaraan bermotor tidak dapat menjangkau lokasi sumber air. Kondisi geografis yang sulit membuat akses terhadap air bersih hingga kini masih menjadi persoalan serius di wilayah tersebut.

Salah seorang warga Dusun Belanguan, P. Darso, mengatakan kesulitan memperoleh air bersih telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi permanen.

“Setiap hari warga harus membawa jeriken dan berjalan jauh ke sumber mata air. Ada juga yang menggunakan kuda karena jalannya sangat curam dan sulit dilalui,” ujarnya.

Menurut Darso, hampir seluruh kebutuhan air bersih masyarakat bergantung pada satu sumber mata air yang letaknya cukup jauh dari permukiman. Akibatnya, banyak waktu dan tenaga warga tersita hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Keterbatasan akses air bersih juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat dan berpotensi memengaruhi kesehatan apabila kondisi tersebut terus berlanjut.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bondowoso segera menyalurkan bantuan air bersih selama musim kemarau sekaligus merealisasikan solusi jangka panjang berupa pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih yang mampu menjangkau seluruh permukiman di Dusun Belanguan.

Bagi masyarakat setempat, air bersih bukan sekadar kebutuhan harian, melainkan hak dasar yang semestinya dapat diakses tanpa harus menempuh perjalanan jauh dan melewati medan yang berat setiap hari. (Rif)

Pos terkait