Lapas Bondowoso Nihil HP dan Narkoba Saat Razia Gabungan

Penggeledahan gabungan Lapas Kelas IIB Bondowoso.
Penggeledahan gabungan Lapas Kelas IIB Bondowoso.

LINTASJATIM.com, Bondowoso – Lapas Kelas IIB Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui penggeledahan gabungan yang melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur bersama sejumlah aparat penegak hukum, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Muhamad Ulin Nuha, itu merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang.

Bacaan Lainnya

Penggeledahan melibatkan personel dari Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso, Subdenpom V/3-6 Bondowoso, serta Kompi 3 Batalyon B Pelopor Brimob Bondowoso. Petugas menyisir seluruh kamar hunian warga binaan dengan pendekatan humanis dan persuasif, tanpa mengabaikan hak-hak warga binaan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian, seperti sendok logam, paku, pinset, kartu remi, gunting, alat pencukur, mata silet, korek api, tali, dan botol kaca. Seluruh barang tersebut langsung diamankan untuk didata dan diproses sesuai ketentuan.

Namun, hasil yang paling menonjol dalam kegiatan tersebut adalah tidak ditemukannya telepon genggam maupun narkoba di seluruh blok hunian warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Bondowoso, Nunus Ananto, mengatakan penggeledahan rutin dan penguatan sistem pengawasan menjadi bagian dari strategi deteksi dini yang terus dilakukan pihaknya.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum agar kondisi lapas tetap kondusif, aman, dan mendukung proses pembinaan yang berjalan di dalamnya,” ujarnya.

Sementara itu, Muhamad Ulin Nuha mengapresiasi kinerja jajaran Lapas Bondowoso yang dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, nihilnya temuan telepon genggam dan narkoba menjadi indikator keberhasilan pengawasan yang dilakukan secara konsisten.

“Kami mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja menjaga keamanan lapas. Tidak ditemukannya handphone maupun narkoba menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan berintegritas,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut mencerminkan keseriusan Lapas Bondowoso dalam menjalankan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal.

Melalui penggeledahan gabungan ini, Lapas Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi lintas instansi, serta memastikan proses pembinaan warga binaan berlangsung dalam lingkungan yang aman dan kondusif.

Pos terkait