Diperkosa Biduan Cantik 3 Hari Berturut-turut, Pria Asal Probolinggo Lapor Polisi

  • Whatsapp
Biduanita Dangdut Probolinggo
Biduanita Dangdut Probolinggo

LINTASJATIM.com, Probolinggo – Korban pemerkosaan biasanya menimpa seorang perempuan. Namun, tidak dengan kasus kali ini. Justru seorang pria remaja usia 16 tahun di Probolinggo diperkosa oleh seorang artis Biduanita dangdut. Tak terima digauli, remaja tersebut akhirnya melapor ke polisi. 

Pelaku atau Biduanita tersebut berinisial DP (28) yang berstatus janda anak satu. Bahkan, orang tua korban menyebut wanita yang memperkosa anak laki-lakinya mempunyai ilmu hitam. Ibu korban menduga semua itu dilakukan sebagai ritual agar awet cantik.

Bacaan Lainnya

A, ibu si remaja mengatakan bahwa ilmu hitam atau guna-guna itu salah satu syaratnya adalah berhubungan badan dengan perjaka. Tujuannya adalah agar tetap terlihat cantik.

“Sepertinya anak saya menjadi korban ritual ilmu hitam DP agar bisa terlihat cantik di mata semua pria yang melihatnya. Ritualnya wajib berhubungan badan dengan 3 perjaka,” kata A saat dihubungi detikcom, Rabu (28/4/2021).

A tetap tak habis pikir mengapa anaknya bisa begitu saja menjadi korban pelampiasan nafsu janda satu anak tersebut. A menyebut anaknya begitu mudah terperdaya.

“Sebagai orang tua, saya tidak terima anak kesayangan saya masa depannya dirusak oleh DP yang sudah berstatus janda 1 anak. Anak saya diperkosa secara tidak wajar 3 hari berturut-turut. Jari tangan luka dan leher merah semua diciumi DP,” kata A.

A juga menduga bahwa korban DP tidak hanya anaknya saja. A yakin ada korban DP yang lain. “Kemungkinan ada korban lain selain anak saya,” duga A.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono menyebut si remaja seperti linglung saat diperiksa oleh polisi. Keterangannya kepada penyidik sering berubah-ubah.

“Sering berubah-rubah perkataannya saat diperiksa petugas. Dan jawabannya sering lupa. Sepertinya korban tertekan. Maka perlu pendampingan dan pemulihan psikologinya di P2TP2A. Dalam minggu ini akan kami koordinasikan dengan institusi tersebut,’ kata Heri.

Menurut si remaja, pertanyaan polisi yang ditanyakan banyak lupa, karena saat melakukan hubungan badan dengan sang biduanita dia dalam kondisi tidak sadar alias mabuk. Si remaja dan DP memang sempat berpesta miras sebelum berhubungan badan.

“Bingung saat ditanya polisi, karena yang ditanyakan penyidik saya lupa semua karena waktu itu saya mabuk. Polisi minta kaos dan baju saat dipakai selama 3 hari berturut-turut saat berhubungan badan dengan DP, katanya untuk alat bukti” kata si remaja.

Pos terkait