LINTASJATIM.com, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melantik dan mengambil sumpah jabatan 41 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator dan pengawas. Pelantikan yang diwarnai rotasi, mutasi, dan promosi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., dengan melibatkan pejabat dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan kebutuhan organisasi, bukan sekadar pergantian personel. Karena itu, seluruh pejabat yang dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan menunjukkan kinerja terbaik.
“Jabatan bukanlah hak yang melekat pada seseorang, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Yang terpenting bukan posisi yang ditempati, melainkan manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para pejabat agar tidak terjebak dalam zona nyaman. Menurutnya, setiap jabatan membawa tanggung jawab untuk menghadirkan inovasi, meningkatkan pelayanan, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan profesional.
Ia menilai pejabat administrator dan pengawas merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, mereka dituntut memiliki integritas, disiplin, kemampuan berkolaborasi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain itu, Bupati meminta kepala perangkat daerah aktif membimbing pejabat yang baru dilantik agar proses adaptasi berjalan cepat dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Pelantikan kali ini mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari sekretaris perangkat daerah, kepala bidang, camat, lurah, sekretaris kecamatan, kepala seksi, hingga kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Beberapa pejabat yang mendapat amanah baru di antaranya Sigit Dwiwahju Banendro sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Rifky Hariady sebagai Camat Tegalampel, Diaz Zulkarnain Baroqies sebagai Camat Ijen, Yoyok Jalu Santoso sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Setda, serta Yuhyi Fahyudi sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Secara keseluruhan, sebanyak 41 pejabat resmi menempati posisi baru berdasarkan keputusan Bupati Bondowoso sebagai bagian dari penataan dan penyegaran birokrasi.
Melalui pelantikan tersebut, Bupati berharap lahir semangat baru dalam birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Bondowoso. (Rif)





