LINTASJATIM.com, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggerakkan kerja bakti serentak di seluruh wilayah pada Rabu (18/2/2026) mulai pukul 06.00 WIB. Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang kini diperluas hingga tingkat RT dan RW.
Dikutip dari detikJatim.com, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Ia mengajak warga turun langsung membersihkan lingkungan masing-masing.
“Semua saya ajak ikut kerja bakti. RT, RW, desa, kelurahan se-Kabupaten Nganjuk,” ujar Marhaen, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, kerja bakti massal ini bukan hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga jajaran pemerintah daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro dijadwalkan turut serta.
Gerakan ini melibatkan Pemkab Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, Polres Nganjuk, Kejaksaan Negeri, hingga Pengadilan Negeri Nganjuk. Tak hanya itu, sektor swasta dan lembaga pendidikan juga diajak ambil bagian.
“Bank-bank swasta, warga Jalan Ahmad Yani, anak-anak sekolah, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi atau kampus, yuk turun semua untuk jogo Nganjuk tetap bersih dan ASRI,” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Nganjuk telah mengawali komitmen tersebut melalui Apel Indonesia ASRI yang digelar di Lingkungan Kedung Pedet, Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk, Jumat (13/2/2026).
Apel itu menjadi penanda dimulainya penguatan gerakan kebersihan dan penataan lingkungan secara berkelanjutan.
Marhaen menyebut kerja bakti serentak ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program nasional Indonesia ASRI.
Ia berharap partisipasi masyarakat berlangsung maksimal dan menjadi budaya kolektif menjaga kebersihan daerah.
“Ayo Dulur-Dulur Nganjuk, tak tunggu Hari Rabu, tanggal 18 Februari 2026, ikut Gerakan Kerja Bakti Serentak se-Kabupaten Nganjuk, jam 06.00 sampai jam 09.00 WIB di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.





