Gusdurian Nganjuk Gelar Cangkrukan Kebangsaan

Gusdurian Nganjuk menggelar diskusi dan cangkrukan dalam rangka Harlah Gus Dur 2026.
Gusdurian Nganjuk menggelar diskusi dan cangkrukan dalam rangka Harlah Gus Dur 2026.

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Komunitas Gusdurian Nganjuk menggelar diskusi bertajuk ‘Cangkrukan Penuh Makna’ dalam rangka memperingati Harlah Gus Dur 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Café Mbok Pesek, Jalan Merdeka Utara, Nganjuk, Kamis (6/8/2026) malam.

Dikemas dalam suasana santai, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk mengulas nilai-nilai perjuangan Gus Dur, semangat kemerdekaan, keberagaman, kemanusiaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

Bacaan Lainnya

Koordinator Gusdurian Nganjuk, Ning Fatma, mengatakan peringatan Harlah Gus Dur dan Hari Kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai yang diwariskan Presiden keempat RI tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sembilan nilai utama Gus Dur, yakni ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, keksatriaan, dan kearifan lokal, tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa.

Dalam diskusi itu, peserta juga mengaitkan nilai-nilai Gus Dur dengan makna kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan dipandang bukan sekadar terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk terus memperjuangkan keadilan, kesetaraan, persaudaraan, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Pembahasan turut menyinggung isu ekologi. Pesan “Merusak alam, merusak kemanusiaan” menjadi refleksi bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan menjadi tanggung jawab bersama.

Suasana akrab dalam cangkrukan mendorong peserta dari berbagai latar belakang untuk saling bertukar gagasan. Diskusi mengenai toleransi, kemanusiaan, kebangsaan, dan pelestarian lingkungan pun berlangsung hangat dan interaktif.

Melalui kegiatan tersebut, Gusdurian Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus merawat nilai-nilai Gus Dur sekaligus memperkuat semangat kebangsaan. Komunitas ini meyakini bahwa menjaga Indonesia berarti merawat kemanusiaan, menghargai keberagaman, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Pos terkait