LINTASJATIM.com, Bondowoso – Halaman Kantor Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, dipenuhi kemeriahan saat Fashion Show Batik digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026) malam.
Peragaan busana tersebut tidak sekadar menjadi hiburan. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Nusantara serta mendorong perkembangan UMKM batik di Kecamatan Tamanan.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan. Peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Tamanan, tetapi juga sejumlah wilayah di luar kecamatan.
Camat Tamanan, Abdul Mufid, mengatakan fashion show tersebut digelar untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus membantu mempromosikan produk para pengrajin lokal.
“Motivasi kita melaksanakan fashion show batik ini bagaimana kita menampilkan batik yang merupakan warisan Nusantara. Di Tamanan ini banyak pengrajin batik yang sudah mulai dikenal. Kita ingin membangkitkan kembali bahwa batik ini merupakan identitas kita sebagai warga Indonesia,” ujar Abdul Mufid.
Pada malam pertama, sejumlah peserta tampil mengenakan berbagai kreasi busana berbahan batik. Sementara pada malam berikutnya, panitia menargetkan lebih dari 50 peserta umum ikut ambil bagian.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan Jagat Lanang Panggeng Sukosari Tamanan. Atraksi pencak silat tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan seni budaya lokal kepada generasi muda.
Abdul Mufid juga mengapresiasi dukungan Ijen Batik dan Mas Andre dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan sejumlah pelaku usaha batik Tamanan memperluas pasar hingga luar daerah menunjukkan besarnya potensi UMKM setempat.
“Kita ingin tumbuh pengrajin-pengrajin batik yang ada di Tamanan seperti yang sudah go international. Produk-produknya bahkan sudah dikenal hingga luar provinsi,” katanya.
Ia menilai momentum peringatan kemerdekaan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor ekonomi lokal.
“Tidak ada keinginan lain, bagaimana supaya Tamanan semakin berkembang, semakin maju, UMKM-nya semakin berkualitas dan semakin bertambah, termasuk UMKM batik yang ada di Tamanan,” tegasnya.
Fashion show tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dalam memadukan batik dengan berbagai model busana. Panitia juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dengan hadiah yang telah disiapkan.
Dengan memadukan batik, UMKM, dan pencak silat, rangkaian HUT ke-81 RI di Tamanan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Abdul Mufid mengajak masyarakat terus berpartisipasi dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang masih berlangsung di Kecamatan Tamanan. (Budhi)





