LINTASJATIM.com, Jakarta – Ketua Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Toto Suryawan Sukarnoputra, menegaskan bahwa nilai-nilai Bung Karno dan ajaran Marhaenisme merupakan warisan nasional yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik kelompok atau partai politik tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan Toto saat bersilaturahmi dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Toto menyerahkan sekaligus menyematkan Pin Bung Karno kepada Sugiono sebagai simbol penghormatan atas komitmennya mengamalkan pemikiran, semangat perjuangan, dan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Proklamator RI, Ir. Soekarno.
Menurut Toto, Sugiono merupakan salah satu tokoh yang menunjukkan semangat Marhaenisme melalui komitmennya mengadopsi nilai-nilai Trisakti Bung Karno ke dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gerindra.
“Nilai-nilai Trisakti yang digagas Bung Karno merupakan fondasi penting bagi bangsa Indonesia. Ketika nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari arah perjuangan sebuah partai politik, hal itu menunjukkan adanya komitmen untuk menjaga cita-cita kemandirian bangsa, kedaulatan politik, serta kepribadian dalam kebudayaan,” ujar Toto.
Putra Presiden pertama Republik Indonesia itu menegaskan bahwa pemikiran Bung Karno dan Marhaenisme tidak boleh dipersempit sebagai milik kelompok tertentu.
“Bung Karno adalah Bapak Bangsa. Pemikiran beliau, termasuk Marhaenisme, bukan milik satu kelompok ataupun satu partai. Nilai-nilai tersebut adalah milik seluruh anak bangsa yang ingin mewujudkan Indonesia yang berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” tegasnya.
Toto mengatakan, silaturahmi antara DPP Gerakan Pemuda Marhaenis dan Menteri Luar Negeri menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah dalam menjaga persatuan nasional serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
Ia berharap semangat gotong royong, nasionalisme, dan Trisakti Bung Karno terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan Indonesia di masa depan.
Dalam pertemuan tersebut, Toto didampingi Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis, Arya Wedakarna, serta Sekretaris Jenderal DPP GPM, Putra Naibaho.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono didampingi Direktur pada Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan Investasi Kementerian Luar Negeri, Roy Sumirat, serta Daniel Simanjuntak.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dialog kedua pihak membahas pentingnya menjaga persatuan nasional, memperkuat ideologi kebangsaan, serta melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.





