LINTASJATIM.com, Bondowoso – Pentingnya integritas dan pemahaman ideologi organisasi menjadi sorotan dalam Seminar Inspiratif Sekolah Islam Gender (SIG) II yang diselenggarakan Korps PMII Putri (KOPRI) PK PMII Universitas Bondowoso, Jumat (5/6/2026).
Dalam kegiatan yang dimoderatori Nily Faiz Ursyidah tersebut, Heniwati, S.Pd., M.IP menyampaikan materi bertajuk ‘Menemukan Jati Diri Kader’. Seminar berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para kader PMII Universitas Bondowoso.
Heniwati menegaskan bahwa organisasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mengembangkan kapasitas diri, membentuk karakter, serta mempersiapkan kader menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menurutnya, organisasi menjadi ruang belajar yang memungkinkan kader mengasah kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Organisasi bukan tujuan, melainkan alat menuju kesuksesan. Di dalam organisasi, kader ditempa untuk memiliki semangat belajar, semangat berjuang, dan semangat mengabdi,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Heniwati menjelaskan empat aspek penting yang harus dimiliki kader PMII untuk menemukan dan mempertahankan jati dirinya.
Pertama, kader harus memahami ideologi organisasi secara utuh agar mengetahui arah perjuangan dan tujuan yang ingin dicapai. Kedua, nilai-nilai organisasi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dipahami secara teoritis.
Ketiga, kader dituntut memiliki kesiapan berkorban demi kepentingan organisasi dan perjuangan yang lebih besar. Keempat, kader harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Selain itu, Heniwati menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam proses kaderisasi. Menurutnya, kader PMII harus menjunjung tinggi kejujuran, amanah, dan konsistensi dalam menjalankan tugas maupun tanggung jawab organisasi.
“Integritas adalah modal utama seorang kader. Kejujuran, amanah, dan konsistensi harus menjadi bagian dari kepribadian yang terus dijaga dalam setiap proses perjuangan,” tegasnya.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memaknai kaderisasi tidak sekadar sebagai aktivitas organisasi, melainkan proses pembentukan karakter dan kepemimpinan yang berkelanjutan.
Seminar ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan SIG II KOPRI PK PMII Universitas Bondowoso yang bertujuan meningkatkan kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial kader perempuan agar mampu berkontribusi bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara.





