LINTASJATIM.com, Malang – Kemunculan seekor monyet ekor panjang berukuran besar di kawasan permukiman Jalan Puncak Borobudur, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, memicu kekhawatiran warga. Satwa tersebut sempat berkeliaran di jalan utama sebelum akhirnya berhasil diarahkan keluar oleh petugas keamanan.
Dikutip dari detikJatim.com, peristiwa itu sempat terekam video warga dan beredar di media sosial. Dalam rekaman, terlihat sejumlah petugas keamanan berupaya menghalau monyet agar tidak memasuki area hunian.
Salah satu petugas keamanan, Imam, menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan untuk menangkap, melainkan mencegah hewan itu masuk ke lingkungan warga.
“Bukan (ditangkap). Itu hanya digiring supaya enggak masuk klaster. Biar enggak ke pemukiman,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurut Imam, monyet tersebut terus diarahkan hingga menjauh ke area belakang perumahan.
“Digiring terus sampai lari ke pohon bambu di belakang. Jadi enggak sampai masuk klaster, soalnya membahayakan anak kecil,” katanya.
Ia menambahkan, kemunculan monyet pertama kali terpantau sejak Sabtu (2/5/2026) pagi di kawasan boulevard perumahan. Hingga kini, asal-usul hewan tersebut belum diketahui.
“Tidak tahu punya siapa. Kayaknya liar,” ungkapnya.
Kekhawatiran juga dirasakan warga yang sempat melihat langsung kemunculan satwa tersebut. Ramadini, salah satu saksi, mengaku ukuran monyet yang cukup besar membuat situasi semakin mencekam.
“Pak satpam yang menghadang juga kelihatannya takut, karena ukuran monyet memang besar,” tuturnya.
Ramadini menyebut, sebelum masuk ke kawasan perumahan, monyet itu diduga sudah terlihat di beberapa lokasi lain, seperti Jalan Candi Bajang Ratu hingga kawasan Soekarno-Hatta.
“Awalnya saya tahu dia di daerah Jalan Candi Bajang Ratu, lalu ada juga kabar di Suhat. Hanya satu ekor,” pungkasnya.
Hingga kini, warga diimbau tetap waspada jika kembali melihat keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.





