LINTASJATIM.com, Jember – Institut KH Yazid Karimullah (INSYAKA) menerima kunjungan akademik dari Sekolah Tinggi Agama Islam Raden Abdullah Yakin (STAI RAYA) Mlokorejo dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU), yang digelar di Aula INSYAKA, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, dosen, hingga unsur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M).
Selain penandatanganan kerja sama, pertemuan juga menjadi ajang silaturahmi akademik antarperguruan tinggi berbasis pesantren.
Perwakilan STAI RAYA, Muhyidin, S.Hum., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan rencana yang telah lama diupayakan.
Ia menuturkan, salah satu tujuan utama pihaknya adalah mengembangkan program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) melalui pertukaran pengalaman dengan INSYAKA.
“Sejak lama kami ingin berkunjung, dan saat ini dapat terwujud. Kami berharap bisa belajar, khususnya dalam pengembangan Prodi HKI,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor INSYAKA, Dr. Bachrul Ulum, S.Sy., M.H., menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dilandasi kesamaan nilai dan latar belakang pesantren.
“Secara ideologi kita memiliki kedekatan. Ini bukan sekadar kerja sama formal, tetapi bagian dari upaya menyambung arah dan nilai keilmuan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas dan daya saing.
“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk berkembang bersama,” tegasnya.
INSYAKA saat ini memiliki tiga fakultas dengan lima program studi aktif dan tengah mempersiapkan proses reakreditasi. Selain itu, kampus tersebut juga terus memperluas jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama di bidang akademik, penelitian, dan pengembangan kelembagaan. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia.





