Zulhas Dorong Koperasi Desa di Pamekasan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat kunjungan ke Koperasi Merah Putih Desa Rekkerek, Kecamatan Palengaan. Sumber foto: www.detik.com
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat kunjungan ke Koperasi Merah Putih Desa Rekkerek, Kecamatan Palengaan. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Pamekasan – Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Kabupaten Pamekasan dimanfaatkan untuk memperkuat program pengembangan ekonomi desa.

Dikutip dari detikJatim.com, saat berada di Desa Rekkerek, Kecamatan Palengaan, Minggu (8/3/2026), Zulhas mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Di hadapan warga dan sejumlah pejabat daerah, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi rakyat di tingkat desa. Melalui koperasi, berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang, terutama usaha mikro dan kecil.

“Koperasi ini adalah gerakan untuk ekonomi rakyat. Nanti ibu-ibu bisa mengadakan pameran, UMKM berkembang, dan berbagai kegiatan ekonomi bisa terpusat di sini,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Menurutnya, koperasi desa dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha secara bersama-sama. Ia juga menilai keberadaan fasilitas ekonomi di desa akan membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal.

Dalam kesempatan itu, Zulhas turut mengapresiasi peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat dalam percepatan pembangunan koperasi di berbagai daerah. Ia menilai dukungan Babinsa di lapangan membuat proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat.

“Kalau tidak ada TNI, sulit membangun sampai 80 ribu koperasi sekaligus. Kalau semuanya dikerjakan secara sipil melalui proses tender, bisa memakan waktu lama,” katanya.

Pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu koperasi desa dapat rampung secara bertahap. Hingga Juni 2026, sekitar 30 ribu koperasi diharapkan sudah berdiri dan mulai beroperasi.

Zulhas juga mengingatkan para kepala desa agar aktif mendukung program tersebut dengan menyiapkan lahan dan fasilitas yang diperlukan. Ia menilai desa yang tidak segera membangun koperasi berpotensi tertinggal dari desa lain yang lebih dulu memiliki pusat kegiatan ekonomi bersama.

“Kepala desa jangan malas. Kalau desa lain sudah punya koperasi dengan berbagai usaha seperti agen pupuk, kendaraan angkut, hingga usaha lainnya, sementara desanya tidak punya, nanti bisa rugi sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya terus berjalan. Saat ini tercatat 178 koperasi telah terbangun, dengan 13 di antaranya sudah selesai sepenuhnya.

“Minggu ini akan bertambah lima titik yang seratus persen. Kita target tambah lima lagi sehingga yang seratus persen semakin banyak,” jelas Agus.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan anggota DPRD Pamekasan yang menyatakan dukungan terhadap pengembangan koperasi desa sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat.

Pos terkait