LINTASJATIM.com, Jombang – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Sabtu (30/5/2026) siang. Sebuah minibus Isuzu Elf yang mengangkut 21 penumpang terguling setelah diduga mengalami pecah ban di KM 705+600B. Akibat insiden tersebut, 10 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Dikutip dari detikJatim.com, Kanit PJR Jatim 3 AKP Sudirman mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB saat kendaraan melaju dari arah Madura menuju Blitar. Minibus yang dikemudikan Ahmad Fauzi (41), warga Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, diketahui membawa puluhan penumpang, termasuk seorang bayi.
“Analisis kejadian, diduga ban belakang kiri pecah sehingga Elf oleng dan terguling. Kondisi Elf over penumpang, ada bayinya,” ujar Sudirman.
Sebelum terguling, kendaraan melaju di lajur kiri dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan pengemudi kepada petugas.
“Keterangan pengemudi Elf, dia melaju dengan kecepatan kurang lebih 80 Km/Jam di lajur kiri,” kata Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo, Yuni Rihal.
Akibat pecah ban, kendaraan mendadak kehilangan kendali dan bergerak ke kanan sebelum akhirnya terguling di badan jalan tol. Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sehingga insiden tidak menimbulkan korban tambahan.
Seluruh korban yang mengalami luka segera dievakuasi ke RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban luka berat 1 orang, luka ringan 9 orang,” tegas Sudirman.
Korban luka berat diketahui bernama Abril (42), warga Sampang. Sementara sembilan korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Faida (11), Zainal (10), Saimah (20), Zainal (2), Suringa (70), Sofi (10), Siti (50), Sia (65), dan Muadah (45), yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Sampang, Madura.
Petugas kepolisian bersama pengelola tol telah melakukan penanganan di lokasi serta mengevakuasi kendaraan yang terguling agar arus lalu lintas kembali normal. Dugaan sementara, pecahnya ban belakang kiri menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.





