LINTASJATIM.com, Bondowoso – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-32 MI At-Taqwa Bondowoso berlangsung meriah melalui kegiatan bertajuk ‘Lentera Budaya Nusantara’. Selama lima hari, mulai Rabu (10/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026), lingkungan madrasah dipadati siswa, wali murid, guru, alumni, dan masyarakat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara budaya dan bazar kuliner.
Ribuan pengunjung memadati area madrasah untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya yang dibawakan para siswa serta menikmati aneka kuliner tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Malam puncak harlah menjadi perhatian utama dengan penampilan kesenian daerah yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Beragam atraksi budaya ditampilkan di atas panggung, di antaranya Tari Molong Kopi, Singo Wulung, Ojung, Tari Jaranan, Tari Samman, hingga demonstrasi pencak silat.
Selain pertunjukan seni, kemeriahan juga terasa di area bazar yang dikelola paguyuban wali murid. Sebanyak 48 stan bazar yang didukung Bank Jatim menyajikan berbagai makanan dan jajanan khas Nusantara. Kehadiran bazar tersebut menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal kekayaan kuliner Indonesia.
Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, H. Moh. Zakariyah, mengatakan peringatan harlah tahun ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga media pembelajaran yang memadukan pendidikan karakter, budaya, dan kebersamaan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh warga MI At-Taqwa. Kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan At-Taqwa, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, paguyuban wali murid, para ustaz dan ustazah, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Menurutnya, tema ‘Lentera Budaya Nusantara’ dipilih untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter dan kecintaan terhadap bangsa sejak dini.
“Melalui tema ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” tambahnya.
Ketua Yayasan At-Taqwa Bondowoso, KH. Imam Barmawi, turut mengapresiasi kekompakan seluruh elemen madrasah dalam menyukseskan peringatan harlah ke-32.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mengajarkan nilai sosial, budaya, dan kebersamaan.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar mengenal budaya, menghargai keberagaman, membangun kerja sama, dan memperkuat karakter,” katanya.
Ia menilai MI At-Taqwa Bondowoso berhasil memadukan pendidikan, pelestarian budaya, dan nilai-nilai keislaman dalam kegiatan yang edukatif dan inspiratif.
Rangkaian Road to Harlah ke-32 MI At-Taqwa Bondowoso akan ditutup dengan kegiatan penyambutan dan ta’aruf Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta didik. (Rif)





