LINTASJATIM.com, Pamekasan – Duka mendalam menyelimuti warga Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Pamekasan, setelah seorang balita berusia 5 tahun, Muhammad Kenzi, meninggal dunia akibat serangan monyet peliharaan yang terlepas.
Dikutip dari detikJatim.com, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban tengah bermain bersama dua temannya di rumah kerabat. Tiba-tiba, seekor monyet milik warga datang dan menyerang secara agresif.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Yoni Evan Pratama, mengungkapkan dua anak yang bersama korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, korban tidak sempat menghindar dari serangan hewan tersebut.
“Tiba-tiba monyet milik warga yang terlepas datang secara agresif dan menyerang. Dua anak berhasil melarikan diri, namun korban tidak sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek serius di bagian paha kanan dan tangan kanan. Keluarga sempat membawa korban ke RSUD Waru untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi secara rinci.
Diketahui, monyet tersebut sebelumnya sempat lepas dari kandangnya sejak Selasa sore dan belum berhasil ditemukan hingga insiden terjadi. Setelah penyerangan, hewan itu kembali ke rumah pemiliknya.
Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, menyatakan monyet tersebut kemudian dibunuh oleh pemiliknya.
“Sudah mati. Setelah menggigit korban, monyet itu kembali ke pemiliknya. Saat itulah langsung dibunuh,” kata Gunarto, Kamis (2/4/2026).
Meski hewan tersebut telah dimatikan, polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut. Aparat akan mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pemeliharaan hewan yang berujung pada hilangnya nyawa korban.






