Kemenag Bondowoso: Lulusan MI At-Taqwa Harus Beradab dan Bermanfaat

Ratusan siswa MI At-Taqwa Bondowoso mengikuti Haflah Takhtim As-Sanah Ad-Dirosiyah Tahun Pelajaran 2025-2026 Angkatan XXVII.
Ratusan siswa MI At-Taqwa Bondowoso mengikuti Haflah Takhtim As-Sanah Ad-Dirosiyah Tahun Pelajaran 2025-2026 Angkatan XXVII.

LINTASJATIM.com, Bondowoso – Sebanyak 334 siswa kelas VI MI At-Taqwa Bondowoso mengikuti Haflah Takhtim As-Sanah Ad-Dirosiyah Tahun Pelajaran 2025/2026 Angkatan XXVII yang digelar di At-Taqwa Islamic Center (AIC) Bondowoso, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan peserta didik sekaligus ungkapan syukur atas selesainya proses pendidikan selama enam tahun di madrasah.

Bacaan Lainnya

Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, Mohammad Zakariyah, mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga nilai-nilai keislaman sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Menurutnya, mayoritas lulusan akan melanjutkan pendidikan ke madrasah maupun pondok pesantren.

“Di mana pun kalian melanjutkan pendidikan, jadilah teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia berpesan agar para siswa senantiasa menjaga salat, membiasakan membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalawat, berbakti kepada orang tua, serta tidak melupakan jasa para guru yang telah mendampingi mereka selama menempuh pendidikan.

“Jangan sekali-kali meninggalkan salat, teruslah membaca Al-Qur’an, perbanyak shalawat, hormati dan berbaktilah kepada orang tua, serta jangan lupa mendoakan para ustaz dan ustazah yang telah mendidik kalian,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan MI At-Taqwa atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda.

Di hadapan ratusan siswa dan wali murid, Ali Masyhur mengajak para lulusan untuk selalu menghormati dan mengenang jasa para guru.

“Keberhasilan yang diraih hari ini tidak lepas dari kesabaran, keteladanan, dan doa para guru yang setiap hari mendampingi kalian,” katanya.

Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, dan kepribadian yang beradab.

“Madrasah tidak hanya mencetak anak-anak yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlakul karimah, bermartabat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ali Masyhur juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh asatidz dan asatidzah MI At-Taqwa atas pengabdian yang telah diberikan.

“Keberhasilan putra-putri kita hari ini merupakan buah dari keteladanan, kesabaran, doa, dan sinergi pendidikan yang dibangun bersama,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, MI At-Taqwa Bondowoso juga mencatat prestasi akademik yang membanggakan. Berdasarkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA), nilai rata-rata siswa MI At-Taqwa melampaui rata-rata nasional maupun Provinsi Jawa Timur.

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, MI At-Taqwa meraih rata-rata nilai 73,31, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional 59,13 dan rata-rata Jawa Timur 60,77.

Sementara pada mata pelajaran Matematika, rata-rata nilai siswa mencapai 54,42, melampaui rata-rata nasional 42,44 dan rata-rata Jawa Timur 44,74.

Capaian tersebut menunjukkan kualitas pembelajaran di MI At-Taqwa Bondowoso yang mampu menghasilkan prestasi akademik di atas rata-rata nasional dan provinsi.

Dengan pelepasan 334 lulusan Angkatan XXVII, MI At-Taqwa berharap para alumni dapat melanjutkan pendidikan dengan baik, menjaga nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan sejak dini, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama. (Rif)

Pos terkait