IAI Shofa Marwa Jember Resmi Terima 195 Mahasiswa Perdana

PK2MB Perdana IAI Shofa Marwa Jember.
PK2MB Perdana IAI Shofa Marwa Jember.

LINTASJATIM.com, Jember – Institut Agama Islam (IAI) Shofa Marwa Jember menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) untuk pertama kalinya. Sebanyak 195 mahasiswa dari empat program studi resmi menjadi bagian dari angkatan perdana perguruan tinggi tersebut.

PK2MB perdana dikemas dalam Rapat Senat Terbuka sekaligus peresmian mahasiswa angkatan pertama IAI Shofa Marwa Jember. Empat program studi yang menjadi pilihan mahasiswa tersebut yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Ekonomi Syariah (ES), dan Hukum Tata Negara (HTN).

Bacaan Lainnya

Acara dibuka Ketua Senat IAI Shofa Marwa Jember, Prof. Dr. Hamdanah Usman, M.Hum. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Ahlal Wathan, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Himne dan Mars IAI Shofa Marwa Jember.

Himne dan Mars tersebut untuk pertama kalinya diperdengarkan dalam momentum penerimaan mahasiswa perdana. Kegiatan juga mempertemukan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam agenda resmi kampus.

Rektor IAI Shofa Marwa Jember, Moh. Abd. Halik, S.Sos.I., M.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang terlibat dalam persiapan PK2MB perdana. Apresiasi tersebut ditujukan kepada wakil rektor, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan unsur lainnya.

“Kehadiran IAI Shofa Marwa Jember juga tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan mahasiswa yang memilih bergabung serta menjadi bagian dalam mengembangkan perguruan tinggi ini,” ungkap Moh. Abd. Halik, Jumat (18/9/2026).

Ia berharap mahasiswa angkatan pertama dapat menyelesaikan studi dan menjadi lulusan perdana IAI Shofa Marwa Jember.

“Harapan kami, mahasiswa yang hari ini menjadi angkatan pertama, empat tahun mendatang juga menjadi angkatan pertama yang menyelesaikan studinya. Jadilah generasi yang membawa nama baik almamater dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga menyampaikan rencana pengembangan IAI Shofa Marwa Jember, termasuk penambahan program studi sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pengembangan pendidikan jenjang magister (S2) juga menjadi bagian dari rencana tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa, Prof. Dr. Abdul Halim Soebahar, M.A., turut menyampaikan pesan kepada mahasiswa. Ia mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya IAI Shofa Marwa Jember dan berharap perguruan tinggi tersebut menjadi ruang pendidikan sekaligus dakwah Islam.

“Kita bersyukur sebesar-besarnya atas berdirinya Kampus IAI Shofa Marwa di Jember. Mudah-mudahan keberadaan lembaga ini menjadi jariah, menjadi fondasi, dan menjadi ladang khidmat bersama dalam menyebarkan nilai-nilai agama Islam dan perjuangan agama Islam,” tutur Prof. Abdul Halim.

Prof. Abdul Halim juga berharap IAI Shofa Marwa Jember berkembang hingga memiliki program magister dan pada tahap berikutnya dapat membuka program doktoral. Ia juga berharap perguruan tinggi tersebut melahirkan akademisi, intelektual, dan guru besar.

Sementara itu, Ketua Senat IAI Shofa Marwa Jember, Prof. Dr. Hamdanah Usman, M.Hum., menyampaikan doa bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan lembaga tersebut.

“Semoga semua yang terlibat dalam mengembangkan lembaga pendidikan Kampus IAI Shofa Marwa ini dibarakahkan umurnya, dibarakahkan rezekinya, diberikan kekuatan oleh Allah, diberikan kesabaran oleh Allah, dan diberikan kemuliaan oleh Allah di dunia dan akhirat,” harapnya.

Rangkaian PK2MB juga diisi kuliah umum dengan menghadirkan Dr. Kiai Haji Ubaidillah sebagai pembicara ilmiah. Materi yang disampaikan berkaitan dengan perjalanan santri dan pencari ilmu, termasuk pentingnya riyadah, tirakat, kesungguhan, serta menjaga perilaku dalam proses menuntut ilmu.

Dalam paparannya, Dr. Kiai Haji Ubaidillah juga mengangkat keteladanan sejumlah ulama, di antaranya Imam Al-Ghazali dan Ibnu Malik. Mahasiswa diingatkan untuk menjaga sikap tawadhu, tidak sombong, serta menghormati guru dalam proses memperoleh ilmu.

Selain kegiatan akademik dan penyambutan mahasiswa, 195 mahasiswa angkatan perdana tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang beragam. Sejumlah mahasiswa merupakan hafiz dan hafizah Al-Qur’an, sementara sebagian lainnya telah memiliki pengalaman sebagai guru diniyah di berbagai pondok pesantren di wilayah eks Karesidenan Besuki.

Latar belakang tersebut menjadi bagian dari karakter mahasiswa angkatan pertama IAI Shofa Marwa Jember. Mereka datang dengan pengalaman pendidikan pesantren, tradisi keilmuan, serta pengalaman mengajar di lingkungan pendidikan diniyah.

Dengan 195 mahasiswa yang tersebar pada empat program studi, IAI Shofa Marwa Jember memulai penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui PK2MB angkatan perdana. Para mahasiswa tersebut selanjutnya menjalani proses pendidikan sebagai bagian dari perjalanan awal perguruan tinggi tersebut.

Pos terkait