PKN LAN RI Dalami Inovasi Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo. Sumber foto: www.detik.com
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Mojokerto – Kota Mojokerto menjadi lokasi pembelajaran lapangan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Kunjungan tersebut dimanfaatkan peserta untuk menggali praktik penyelenggaraan pemerintahan sebagai bahan penyusunan policy brief.

Dikutip dari detikJatim.com, Sebanyak 35 peserta yang berasal dari instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur kepolisian mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I) yang tengah menjalani program penguatan kapasitas kepemimpinan strategis.

Bacaan Lainnya

Selama berada di Kota Mojokerto, rombongan mengunjungi Koperasi Kelurahan Merah Putih dan Industri Kecil Menengah (IKM) Batik Maja Bharama Wastra di Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari. Di lokasi tersebut, peserta mengamati berbagai inovasi daerah sekaligus mengumpulkan data untuk menyusun rekomendasi kebijakan.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, mengatakan kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran PKN Tingkat I karena memberikan pengalaman langsung yang melengkapi materi di kelas.

“Melalui kunjungan lapangan ini, kami memperoleh gambaran nyata yang dapat dipelajari secara langsung. Perpaduan antara pembelajaran di kelas dan pengalaman lapangan diharapkan menghasilkan policy brief yang lebih tepat sasaran serta rekomendasi kebijakan yang relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi pembangunan di masa depan,” ujar Tri Widodo, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, observasi langsung memungkinkan peserta memahami tantangan sekaligus potensi yang dimiliki pemerintah daerah sehingga rekomendasi kebijakan yang dihasilkan lebih realistis dan mudah diterapkan.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyambut baik kepercayaan yang diberikan LAN RI kepada Kota Mojokerto sebagai lokasi pembelajaran lapangan. Ia menilai kegiatan tersebut membuka ruang bertukar pengalaman dan gagasan antara pemerintah daerah dengan para peserta dari berbagai institusi.

“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi para peserta dalam memperkaya wawasan dan pengalaman kepemimpinan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kota Mojokerto melalui berbagai masukan, gagasan, dan perspektif baru yang diperoleh selama kegiatan berlangsung,” kata Ika.

Melalui kunjungan tersebut, para peserta juga melakukan diskusi dan pengumpulan informasi yang akan menjadi dasar penyusunan policy brief.

Pendekatan yang memadukan teori dan praktik lapangan itu diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Pos terkait