LINTASJATIM.com, Tuban – Aksi perundungan terhadap seorang siswa SMP di Kabupaten Tuban menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Jenu.
Dikutip dari detikJatim.com, dalam rekaman berdurasi singkat, terlihat seorang siswa berseragam pramuka dan berpeci hitam menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah temannya. Korban tampak terpojok di lorong sekolah dekat jendela saat kejadian berlangsung.
Awalnya, salah satu pelaku terlihat bergaya di depan kamera sebelum akhirnya melakukan kekerasan. Tak lama berselang, pelaku lain datang dan langsung memukul serta menendang korban.
Korban yang tidak berdaya hanya bisa duduk di lantai sambil menutupi wajahnya. Sementara itu, para pelaku terus mengintimidasi sambil tertawa dan terdengar sorakan dari siswa lain di sekitar lokasi.
Video tersebut memicu reaksi keras dari warganet yang menilai pengawasan di lingkungan sekolah masih lemah. Mereka mendesak pihak sekolah dan instansi terkait segera mengambil tindakan tegas.
“Sangat miris melihatnya, apalagi dilakukan di lingkungan sekolah dan masih memakai seragam. Harus ada tindakan tegas agar tidak terulang,” tulis salah satu warganet.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar sepekan sebelum video menjadi viral.
“Informasinya sekitar seminggu lalu. Kaget juga kok baru viral,” ujar Agus, warga Tuban, Sabtu (18/4/2026).
Menindaklanjuti kasus ini, Satreskrim Polres Tuban telah melakukan penyelidikan. Polisi memastikan peristiwa dalam video tersebut bukan sekadar rekayasa.
“Video tendang-menendang yang viral itu adalah kejadian nyata (bukan sekadar main-main atau konten). Peristiwa ini melibatkan siswa dari salah satu SMP yang berada di wilayah Kecamatan Jenu. Saat ini sedang kita tangani ya,” tegas Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan.





