Karhutla Gunung Kawinajang Padam, 3 Hektare Terbakar

Tim Gabungan yang tengah berada dilokasi kebakaran Gunung Kawinajang. Sumber foto: www.detik.com
Tim Gabungan yang tengah berada dilokasi kebakaran Gunung Kawinajang. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Malang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Kawinajang, Kabupaten Malang, berhasil dipadamkan setelah berlangsung sejak Selasa (6/10/2026). Meski demikian, tim gabungan masih melakukan pemantauan untuk mencegah bara api kembali menyala.

Dikutip dari detikJatim.com, administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Malang, Kelik Djatmiko, mengatakan api utama telah berhasil dikendalikan. Saat ini, petugas masih menemukan sisa bara di sejumlah titik.

Bacaan Lainnya

“Sudah padam dan tinggal sisa-sisa bara saja,” kata Kelik, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar tiga hektare kawasan hutan. Namun, penyebab munculnya titik api hingga kini belum diketahui karena petugas kesulitan menelusuri asal kebakaran.

“Luasan areal yang terbakar kurang lebih 3 hektare. Soal penyebab kebakaran, kita masih kesulitan mengidentifikasi penyebabnya karena jejak dan awal mulanya titik api sulit dideteksi,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi munculnya kembali api, tim gabungan membuat sekat bakar di sekitar area terdampak. Langkah ini dilakukan agar bara yang tersisa tidak merambat ke kawasan hutan lainnya.

“Sudah dilakukan penyekatan dengan sekat bakar,” imbuh Kelik.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandesari-Pesanggrahan, kepolisian, pengelola pendakian, serta relawan. Mereka bergantian melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi.

Kebakaran di Gunung Kawinajang menambah daftar kejadian karhutla di kawasan Pegunungan Kawi. Sebelumnya, kebakaran terjadi di Petak 100 Gunung Buthak, Kabupaten Malang, pada Selasa (1/9/2026).

Kebakaran tersebut kemudian merembet ke kawasan Gunung Kawinajang dan Pitrang di Kabupaten Blitar. Angin yang bertiup di kawasan pegunungan turut memicu munculnya titik api baru.

Upaya pemadaman kala itu dilakukan melalui jalur darat dan udara hingga api berhasil dikendalikan. Berdasarkan hasil asesmen setelah kejadian, total kawasan terdampak kebakaran di Pegunungan Kawi diperkirakan mencapai 1.500 hektare.

Dengan padamnya kebakaran terbaru di Gunung Kawinajang, petugas kini berfokus memastikan tidak ada bara tersisa yang kembali memicu kebakaran. Penyebab kejadian tersebut masih dalam proses identifikasi.

Pos terkait