Korsleting Diduga Picu Kebakaran Pabrik Ban

Pabrik daur ulang ban bekas CV Indah Sentosa Ban di Mojokerto terbakar hebat. Sumebr foto: www.detik.com
Pabrik daur ulang ban bekas CV Indah Sentosa Ban di Mojokerto terbakar hebat. Sumebr foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Mojokerto – Kebakaran hebat yang melanda pabrik daur ulang ban bekas CV Indah Sentosa Ban di Jalan Bypass Mojokerto diduga dipicu korsleting listrik. Hingga Rabu (27/5/2026) petang, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang membakar sebagian besar area pabrik.

Dikutip dari detikJatim.com, sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Asap hitam pekat terlihat terus membumbung tinggi hingga menjelang malam.

Bacaan Lainnya

Komandan Regu UPTD Damkar Kota Mojokerto, Suyitno, mengatakan api cepat membesar karena banyak material mudah terbakar di dalam pabrik, seperti potongan ban bekas dan serbuk ban.

“Yang terbakar ada mesin, troli, diesel, forklif juga ikut terbakar,” ujar Suyitno.

Ia memperkirakan luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 500 hingga 600 meter persegi. Selain bahan baku, sejumlah mesin produksi dan bagian atap bangunan juga ludes dilalap api.

“Bahan-bahan mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Luasnya sekitar 500-600 meter persegi,” katanya.

Menurut Suyitno, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.15 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah mencapai bagian tengah pabrik sehingga proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

“Dugaan sementara karena arus pendek listrik karena keadaan pabrik tidak beroperasi, libur,” jelasnya.

Kapolsek Magersari Kompol Amat memastikan saat kejadian tidak ada aktivitas produksi di dalam pabrik lantaran seluruh karyawan sedang libur Hari Raya Idul Adha. Polisi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sementara itu, Pengawas CV Indah Sentosa Ban, Edi Sutanto, menyebut selama masa libur seluruh mesin produksi dimatikan dan hanya petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

“Tidak ada karyawan karena hari libur. Selama ini kalau libur, steril dari orang karena dijaga satpam,” ungkap Edi.

Petugas damkar memastikan proses pendinginan terus dilakukan hingga api benar-benar padam untuk mencegah kebakaran kembali muncul.

“Pemadaman akan dipastikan sampai api benar-benar padam. Selanjutkan kami limpahkan ke polres untuk penyelidikan penyebab kebakarannya,” tandas Suyitno.

Pos terkait