Hiace Bromo Dikemudikan Penumpang

Kecelakaan rombongan wisatawan Singapura di Bromo. Sumber foto: www.detik.com
Kecelakaan rombongan wisatawan Singapura di Bromo. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Probolinggo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan wisatawan asal Singapura di jalur wisata Gunung Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mengungkap fakta baru.

Mobil Toyota Hiace yang mengalami rem blong ternyata dikemudikan oleh seorang penumpang, bukan sopir utama.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari detikJatim.com, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Toyota Hiace bernopol BE 7013 AQ menabrak empat kendaraan lain di jalur turunan sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tiang listrik beton hingga roboh.

Saksi mata di lokasi, Sudiyono, mengaku melihat langsung kecelakaan tersebut saat menghadiri hajatan warga di sekitar lokasi kejadian. Ia menyebut kendaraan melaju cukup kencang dan tampak kehilangan kendali.

“Mobil Hiace itu melaju dari atas cukup cepat, lalu menabrak beberapa kendaraan di depannya. Baru berhenti setelah menghantam tiang listrik. Setelah korban dievakuasi, warga mengetahui yang mengemudikan ternyata bukan sopir aslinya, melainkan penumpang,” ujar Sudiyono, Minggu (10/5/2026).

Empat kendaraan yang terlibat dalam tabrakan itu yakni Toyota Rush, Toyota Hiace Commuter, Toyota Alphard, dan Renault Koleos. Salah satu mobil bahkan dilaporkan terguling akibat benturan keras.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, membenarkan bahwa kendaraan tersebut saat kejadian dikemudikan oleh penumpang bernama Agung, warga Tabanan, Bali.

“Benar, kendaraan Toyota Hiace yang membawa enam wisatawan asal Singapura itu saat kecelakaan dikemudikan oleh penumpang bernama Agung,” kata Aditya.

Polisi mengungkapkan, sopir utama bernama Yopi sebelumnya menyerahkan kemudi kepada Agung karena kelelahan saat perjalanan turun menuju Surabaya. Namun nahas, kendaraan diduga mengalami rem blong ketika melintasi jalur menurun kawasan Bromo.

Akibat insiden tersebut, total 11 orang mengalami luka-luka. Delapan korban, termasuk enam wisatawan asal Singapura, masih menjalani perawatan di RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo. Sementara tiga korban lainnya dirawat di RSUD Ar-Rozzy Kota Probolinggo.

Saat ini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Polisi juga belum dapat memeriksa sopir utama maupun pengemudi pengganti karena keduanya masih menjalani perawatan medis.

Pos terkait