Khutbah Jumat Edisi Maulid Nabi PDF 2021: Amalan yang Baik dan Dianjurkan di Bulan Maulid

  • Whatsapp
Maulid Nabi Muhammad SAW
Maulid Nabi Muhammad SAW

Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim disebutkan:

   وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ  

Bacaan Lainnya

“Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa di hari Senin. Lalu beliau menjawab, “Itu adalah hari di mana aku dilahirkan, hari di mana aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku” (HR. Muslim). 

Selain anjuran berpuasa di hari Senin, ada beberapa petunjuk yang dapat diambil di dalam Hadits tersebut.

Pertama, menunjukan keagungan hari dan bulan kelahiran Rasulullah ﷺ. 

Anjuran ibadah dengan mengaitkan sebuah peristiwa besar merupakan salah satu metode dakwah Rasulullah ﷺ. Anjuran memperbanyak ibadah di hari Jumat dikaitkan dengan peristiwa yang menimpa Nabi Adam As. Beliau diciptakan, dimasukan dan dikeluarkan dari surga pada hari Jumat.

Anjuran puasa hari Asyura’ (tanggal 10 Muharram) dikaitkan dengan peristiwa Nabi Musa As beserta kaumnya. Begitu juga anjuran berpuasa hari Senin. Dikaitkan dengan sejarah besar berupa hari kelahiran Sang Manusia terbaik sepanjang masa, Rasulullah Muhammad ﷺ. Anjuran mengaitkan ibadah dengan sebuah peristiwa tersebut menunjukan keagungan waktu dan hari terjadinya peristiwa itu.

Maka dari itu, hari kelahiran Rasulullah ﷺ merupakan peristiwa besar yang memiliki nilai lebih dibandingkan hari-hari yang lain. Begitu juga bulan Rabiul Awal, memiliki sisi kemuliaan dengan dilahirkannya Rasulullah ﷺ pada waktu itu.

Syekh Ibnu al-Haj, seorang ulama besar mazhab Maliki mengatakan:

   أَشَارَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ إلَى فَضِيلَةِ هَذَا الشَّهْرِ الْعَظِيمِ بِقَوْلِهِ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ لِلسَّائِلِ الَّذِي سَأَلَهُ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ لَهُ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ ذَلِكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ فَتَشْرِيفُ هَذَا الْيَوْمِ مُتَضَمِّنٌ لِتَشْرِيفِ هَذَا الشَّهْرِ الَّذِي وُلِدَ فِيهِ .فَيَنْبَغِي أَنْ نَحْتَرِمَهُ حَقَّ الِاحْتِرَامِ وَنُفَضِّلَهُ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ الْأَشْهُرَ الْفَاضِلَةَ وَهَذَا مِنْهَا 

“Rasulullah ﷺ memberi isyarat atas keutamaan bulan Rabiul Awal ini dengan sabda beliau saat ditanya tentang puasa di hari Senin, beliau menjawab: “Itu adalah hari kelahiranku”. Maka, memuliakan hari Senin tersebut secara tidak langsung juga memuliakan bulan Rabiul Awal ini, bulan di mana Rasulullah ﷺ dilahirkan. Sudah seharusnya bagi kita untuk memuliakannya dengan sebaik-baiknya memuliakan seperti kita memuliakan bulan-bulan utama lainnya. Dan bulan Rabiul Awal ini salah satu di antara bulan-bulan mulia itu”.  

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Kedua, Rasulullah ﷺ memperingati hari kelahirannya.

Memperingati hari kelahiran Rasul adalah sebuah ungkapan dari suka cita dan luapan kegembiraan atas kehadiran Rasulullah ﷺ di muka bumi. Dari situ dapat dipahami bahwa rutinitas puasa yang dilakukan Rasulullah ﷺ. di hari Senin, hakikatnya merupakan wujud dari peringatan hari kelahiran beliau sendiri. Rasulullah melakukannya sebagai wujud mengagungkan dan rasa syukur beliau telah dijadikan Allah ﷻ sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta.

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ketiga, Anjuran memperingati hari kelahiran Rasulullah ﷺ.

Allah ﷻ memerintahkan kita untuk bersyukur dan bahagia atas setiap rahmat-Nya yang diberikan kepada kita. Di dalam surat Yunus ayat 58 dikatakan :

   قُلْ بِفَضْلِ اللهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوْا  

“Katakanlah, atas anugerah dan RahmatNya hendaknya mereka berbahagia” (QS. Yunus: 58).

Tidak diragukan lagi jika Rasulullah ﷺ adalah lebih agung-agungnya rahmat Allah ﷻ kepada umat manusia, bahkan seluruh alam semesta. Anjuran bersyukur-bahagia pada ayat tersebut tidak dibatasi waktu dan tempat. Kapanpun, kita dianjurkan mensyukuri wujudnya Rasulullah ﷺ di dunia. Setiap saat kita dianjurkan untuk melakukannya. Rahmat wujudnya Rasulullah ﷺ dapat dirasakan sampai kapanpun dan tidak akan terputus habis dimakan zaman.

Jika di hari-hari biasa saja kita dianjurkan bersyukur atas wujudnya Rasulullah ﷺ, lebih-lebih di hari atau bulan kelahiran beliau. Anjuran tersebut menjadi sangat dikukuhkan.

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Baca halaman berikutnya…

Pos terkait