LINTASJATIM.com, Bondowoso – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Al-Hidayah menggelar pertandingan persahabatan mini soccer di Lapangan Gladiator Bondowoso, Sabtu (8/8/2026) pukul 17.00 WIB.
Pertandingan yang mempertemukan SPPG Grujugan Kidul 01 dan SPPG Dadapan 01 tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas antarpengelola SPPG.
Kegiatan bertajuk League Match Minisoccer itu digelar di tengah kesibukan para pengelola menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertandingan menjadi ruang penyegaran sekaligus mempertemukan para personel dalam suasana yang lebih santai.
Kepala SPPG Grujugan Kidul 01, M. Alfin Bardani, mengatakan pertandingan tersebut sengaja dikemas sebagai laga persahabatan untuk menjaga hubungan baik antarpersonel di luar lingkungan kerja.
“Di luar jam kerja, kami ingin tetap menjaga persahabatan dan silaturahmi. Kami sama-sama menjalankan tugas dalam program strategis nasional Makan Bergizi Gratis, sehingga hubungan yang baik tentu perlu terus dibangun,” ujar Alfin.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana sederhana untuk membangun komunikasi dan kekompakan. Melalui pertandingan, para peserta dapat berinteraksi tanpa sekat pekerjaan dengan tetap menjunjung sportivitas.
“Futsal ini bukan tentang siapa yang paling hebat atau siapa yang harus menang. Yang lebih penting adalah bagaimana kami bisa bertemu, berolahraga bersama, menjaga kesehatan, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan,” katanya.
Alfin menilai hubungan harmonis di luar lingkungan kerja dapat memberikan energi positif ketika para pengelola kembali menjalankan tugas. Terlebih, pelaksanaan MBG membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan kekompakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang sehat. Di lapangan kita bertanding secara sportif, setelah pertandingan kita tetap bersaudara. Semangat seperti ini yang ingin kami jaga,” ungkapnya.
Pertandingan SPPG Grujugan Kidul 01 melawan SPPG Dadapan 01 berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para pemain tetap menunjukkan semangat kompetisi, tetapi tujuan utama kegiatan adalah menjaga silaturahmi dan solidaritas.
Alfin berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai ruang penyegaran bagi para pengelola SPPG. Menurutnya, kegiatan tidak harus selalu berupa pertandingan olahraga, selama dapat menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antarpersonel.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Tidak harus selalu futsal, yang penting ada ruang untuk bertemu dan menjaga hubungan baik. Ketika persahabatan terbangun, pekerjaan juga bisa dijalankan dengan suasana yang lebih positif,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kesibukan menjalankan Program MBG dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kebugaran, sportivitas, persahabatan, dan solidaritas antarpengelola SPPG. (Rif)





