Dosen Unitama Dampingi Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Perkuat Tata Kelola, Dosen Unitama Malang Dampingi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Blitar.
Perkuat Tata Kelola, Dosen Unitama Malang Dampingi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Blitar.

LINTASJATIM.com, Blitar – Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Waskita Dharma (Unitama) Malang memberikan pendampingan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tumpakkepuh, Kabupaten Blitar, sebagai upaya memperkuat tata kelola kelembagaan koperasi agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola organisasi sehingga koperasi mampu berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Bacaan Lainnya

Selama pendampingan, peserta memperoleh pembekalan mengenai prinsip-prinsip tata kelola koperasi yang baik. Materi yang disampaikan meliputi penguatan kelembagaan perkoperasian, struktur organisasi, administrasi, pengelolaan keuangan, hingga strategi pengembangan unit usaha.

Kegiatan juga dikemas dalam bentuk diskusi interaktif, sehingga para pengurus dapat menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan operasional koperasi dan memperoleh solusi langsung dari tim pendamping.

Dosen Unitama Malang, Nata Dian Nanda, mengatakan keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi usaha, tetapi juga kemampuan pengurus dalam menerapkan sistem tata kelola yang tertib dan berorientasi pada pelayanan anggota.

“Koperasi yang dikelola dengan tata kelola yang baik akan lebih mudah memperoleh kepercayaan anggota, mengembangkan usahanya, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan tata kelola yang baik akan memperkuat kelembagaan koperasi sekaligus meningkatkan efektivitas organisasi. Dengan demikian, kepercayaan anggota akan semakin meningkat dan koperasi memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi para pengurus untuk terus mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan lahir kelembagaan ekonomi desa yang semakin kuat, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu menjadi salah satu pilar penggerak pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Pos terkait