LINTASJATIM.com, Bondowoso – Bondowoso Night Run 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207. Event olahraga tersebut sekaligus membuka peluang bagi sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi lokal untuk ikut berkembang.
Kegiatan bertema ‘Run, Glow and Culture’ itu digelar pada Sabtu (29/8/2026) malam. Para peserta mengikuti lomba lari malam sejauh 5 kilometer yang dipadukan dengan tata cahaya, pertunjukan seni, dan budaya.
Sekitar 2.350 pelari ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Bondowoso, sejumlah kabupaten dan kota di sekitar daerah, komunitas lari, hingga pelari nasional.
Bupati Bondowoso Dr H Abdul Hamid Wahid, M.Ag., mengatakan Bondowoso Night Run tidak semestinya dimaknai hanya sebagai perlombaan olahraga.
Menurutnya, momentum Harjabo dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Bondowoso kepada masyarakat dari luar daerah.
“Momentum bersejarah ini harus semakin meningkatkan rasa bangga dan cinta kita terhadap daerah,” ujar Abdul Hamid Wahid.
Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bondowoso sebagai daerah yang ramah, inovatif, dan memiliki kekayaan budaya.
“Melalui kegiatan ini, kita memperkenalkan Bondowoso sebagai daerah yang ramah, inovatif dan berbudaya,” katanya.
Di sisi lain, banyaknya peserta juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan event tersebut memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Keramaian kegiatan, menurutnya, perlu diikuti dengan perputaran ekonomi yang dapat dirasakan pelaku usaha, khususnya UMKM, sektor kuliner, perhotelan, dan usaha pendukung pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, I Gede Budiawan, S.Sos., M.Si., mengatakan konsep Bondowoso Night Run memang dirancang untuk memberikan dampak lintas sektor.
“Peserta yang berpartisipasi pada malam hari ini kurang lebih 2.350 orang. Terdiri dari pelari lokal Bondowoso, dari beberapa kabupaten dan kota di sekitar kita, komunitas lari, termasuk peserta pelari nasional,” kata Gede.
Menurutnya, ribuan peserta tersebut menjadi potensi untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Dampaknya dapat dirasakan mulai dari tingkat hunian hotel dan penginapan hingga omzet UMKM dan pelaku kuliner.
“Sekaligus membawa dampak ekonomi, peningkatan hunian hotel, penginapan, serta peningkatan omzet para pelaku UMKM dan kuliner di sekitar pusat kota,” ujarnya.
Peluang tersebut semakin besar karena Bondowoso Night Run digelar bersamaan dengan Festival Kopi Nusantara (FKN) ke-9 dan Tembakau 2026.
Kehadiran peserta dan pengunjung dalam rangkaian kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi produk lokal untuk lebih dikenal sekaligus dibeli oleh masyarakat dari luar daerah.
Gede mengatakan Bondowoso Night Run juga menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata dan budaya. Peserta dari luar daerah diharapkan dapat mengenal lebih jauh berbagai potensi Bondowoso, termasuk kawasan Ijen UNESCO Global Geopark.
“Harapan kami dari capaian dan dampak kegiatan yang kita selenggarakan pada malam hari ini, kita bisa mempromosikan pariwisata dan budaya Bondowoso, bisa mendukung Ijen UNESCO Global Geopark,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Abdul Hamid Wahid mengingatkan penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan ribuan orang harus dibarengi dengan kepedulian terhadap ruang publik.
Aspek ketertiban, keselamatan, dan kebersihan, kata dia, perlu menjadi perhatian selama hingga setelah kegiatan berlangsung.
“Mari kita berkolaborasi untuk menjaga ketertiban, keselamatan dan kebersihan lingkungan di jalur dan lokasi kegiatan selama dan setelah acara,” pesannya.
Bondowoso Night Run 2026 menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi penggerak sektor lain. Namun, manfaat tersebut perlu dijaga agar tidak berhenti ketika kegiatan berakhir.
Keberhasilan event tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari dampaknya terhadap UMKM, kunjungan wisatawan, tingkat hunian penginapan, promosi budaya, dan perputaran ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, Bondowoso Night Run diharapkan mampu meninggalkan manfaat yang lebih panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Bondowoso sebagai daerah yang aktif mengembangkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif. (Rif)






