LINTASJATIM.com, Bondowoso – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Bondowoso menggelar ‘KOPRI Space: Talk, Inspire, Lead‘ di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Ustmani, Sabtu (29/8/2026).
Forum tersebut mempertemukan para Ketua KOPRI se-Bondowoso sebagai ruang bertukar pengalaman, memperkuat komunikasi, dan membangun konsolidasi kelembagaan.
Kegiatan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga momentum untuk membaca kembali berbagai dinamika yang dihadapi KOPRI di tingkat komisariat maupun rayon.
Sejumlah isu dibahas, mulai dari kaderisasi, komunikasi organisasi, keberlanjutan program, pengembangan kapasitas kader hingga penguatan kepemimpinan perempuan.
Ketua KOPRI PC PMII Bondowoso Masa Khidmah 2026/2027, Puteri Raudatul Jannah, S.Sos., mengatakan penguatan organisasi membutuhkan komunikasi aktif antarpemimpin KOPRI.
Menurutnya, setiap struktur memiliki pengalaman dan tantangan berbeda yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama.
“KOPRI Space kami hadirkan sebagai ruang untuk saling mendengar dan belajar. Setiap Ketua KOPRI memiliki pengalaman dan tantangan yang berbeda. Dari ruang berbagi inilah kita dapat menemukan praktik baik, mengevaluasi persoalan kelembagaan, dan membangun strategi bersama untuk memperkuat KOPRI di Bondowoso,” ujar Puteri.
Ia menilai kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur dan program kerja. Kemampuan berkomunikasi, mengelola dinamika internal, menjaga regenerasi, serta merespons kebutuhan kader juga menjadi faktor penting agar organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, para Ketua KOPRI diberi kesempatan menyampaikan pengalaman dalam mengelola organisasi. Perbedaan karakteristik, kapasitas sumber daya manusia, dan dinamika internal masing-masing struktur menjadi bahan diskusi.
Puteri menilai keberagaman pengalaman tersebut dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui komunikasi dan kolaborasi.
“Kita tidak sedang mencari siapa yang paling berhasil. Kita sedang belajar dari pengalaman satu sama lain. Ketika satu komisariat memiliki praktik baik, pengalaman itu dapat menjadi pengetahuan bersama yang bisa dikembangkan oleh struktur lainnya,” tambahnya.
Selain konsolidasi kelembagaan, KOPRI Space diarahkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan. Menurut Puteri, pemimpin organisasi tidak cukup hanya mampu menjalankan program, tetapi juga perlu memiliki kemampuan membaca persoalan, mengambil keputusan, membangun jejaring, dan mengelola organisasi.
Semangat tersebut dirangkum melalui tiga kata dalam tema kegiatan, yakni Talk, Inspire, Lead. Talk menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan pengalaman, Inspire menjadi momentum berbagi motivasi serta praktik baik, sedangkan Lead mendorong kader berani mengambil peran dan memimpin perubahan.
KOPRI PC PMII Bondowoso berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai agenda satu kali. Komunikasi antarketua diharapkan terus terbangun sehingga berbagai persoalan organisasi dapat dibahas bersama.
“KOPRI tidak bisa dibangun oleh satu struktur saja. Kita membutuhkan jejaring, komunikasi, dan kolaborasi dari seluruh Ketua KOPRI di Bondowoso. Harapannya, KOPRI Space tidak berhenti sebagai satu kegiatan, tetapi menjadi ruang belajar yang terus hidup,” ungkap Puteri.
Melalui KOPRI Space: Talk, Inspire, Lead, KOPRI PC PMII Bondowoso mendorong terbentuknya ekosistem organisasi perempuan yang komunikatif, kolaboratif, dan adaptif.
Forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan sekaligus mempersiapkan kader perempuan agar mampu mengambil peran lebih luas, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.






