Dandim Cup Dorong Pembinaan Atlet dan UMKM Bondowoso

Futsal Dandim Cup di GOR Pelita Bondowoso.
Futsal Dandim Cup di GOR Pelita Bondowoso.

LINTASJATIM.com, Bondowoso – Turnamen Futsal Dandim Cup di GOR Pelita Bondowoso tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pembinaan atlet muda dan menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut resmi ditutup setelah mempertemukan peserta dari berbagai kategori, mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga kategori umum.

Bacaan Lainnya

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0822 Bondowoso, Mayor Inf Teguh Wigyono, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut dirancang tidak sekadar menjadi agenda pertandingan. Keterlibatan peserta dari berbagai jenjang pendidikan merupakan salah satu upaya membuka ruang pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga.

Menurut Teguh, kelompok pelajar menjadi perhatian khusus karena pembinaan atlet perlu dimulai sejak usia dini. Melalui kompetisi, anak-anak diharapkan dapat mengenali kemampuan sekaligus mengembangkan kreativitas dan keberanian.

“Untuk kelompok anak sekolah, tujuan utamanya adalah pembibitan. Kedua, kami ingin mengajak mereka berkreasi. Namun, kreativitas itu kami wadahi melalui sebuah event olahraga, yakni futsal,” ujar Teguh.

Ia menilai kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan positif di kalangan generasi muda. Selain mendapatkan pengalaman bertanding, para peserta juga memiliki kesempatan mengukur kemampuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Kodim 0822 Bondowoso berharap Futsal Dandim Cup dapat menjadi pemantik tumbuhnya kegiatan olahraga lainnya di daerah. Menurut Teguh, Bondowoso memiliki beragam cabang olahraga yang berpotensi dikembangkan sebagai wadah pembinaan prestasi.

Sejumlah cabang olahraga tersebut di antaranya karate, tinju, pencak silat, dan taekwondo. Berbagai cabang olahraga itu dinilai membutuhkan perhatian serta ruang kegiatan agar potensi atlet daerah dapat terus berkembang.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi stimulan bagi masyarakat untuk semakin aktif mengembangkan potensi olahraga. Bondowoso memiliki banyak cabang olahraga yang bisa dikembangkan,” jelasnya.

Teguh juga menegaskan bahwa Futsal Dandim Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Turnamen tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang pernah diselenggarakan sebelumnya.

Karena itu, pihaknya ingin menjaga kesinambungan agenda olahraga tersebut agar dapat kembali digelar pada tahun mendatang.

“Kenapa memilih futsal? Karena sebelumnya sudah diawali dengan kegiatan serupa. Kami tidak ingin sesuatu yang sudah berjalan kemudian terhenti. Harapannya, kegiatan ini terus bergulir dan tahun depan bisa kembali dilaksanakan,” katanya.

Selain pembinaan olahraga, penyelenggaraan turnamen ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran penonton yang menyaksikan pertandingan dinilai dapat menciptakan aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk maupun jasa.

Menurut Teguh, manfaat kegiatan olahraga tidak seharusnya hanya diukur dari hasil pertandingan. Lebih dari itu, sebuah turnamen juga dapat menjadi ruang interaksi masyarakat yang memberikan dampak sosial dan ekonomi.

“Harapan kami bukan hanya peserta yang bertanding bisa terus berkreasi, tetapi masyarakat yang datang menonton juga mendapatkan ruang untuk beraktivitas. Syukur-syukur kegiatan seperti ini bisa menghidupkan UMKM, bahkan mendorong tumbuhnya UMKM baru,” pungkasnya.

Sementara itu, meskipun pelaksanaan Futsal Dandim Cup tidak bertepatan langsung dengan tanggal peringatan HUT TNI, Kodim 0822 tetap memasukkannya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan. Penjadwalan turnamen dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah agenda lain yang berlangsung dalam waktu berdekatan.

Melalui Futsal Dandim Cup, Kodim 0822 Bondowoso berharap pembinaan olahraga dapat berlangsung secara berkelanjutan, sekaligus membuka ruang keterlibatan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian lokal. Dengan demikian, kompetisi olahraga tidak hanya melahirkan bibit atlet potensial, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pos terkait