UPDN Nganjuk Wisuda 301 Lulusan, Tujuh dari Libya

Universitas Pangeran Diponegoro (UPDN) Nganjuk menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-16 dan Pascasarjana ke-6.
Universitas Pangeran Diponegoro (UPDN) Nganjuk menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-16 dan Pascasarjana ke-6.

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Universitas Pangeran Diponegoro (UPDN) Nganjuk mewisuda 301 lulusan program sarjana (S1) dan magister (S2) dalam Wisuda Sarjana ke-16 dan Pascasarjana ke-6, Sabtu (10/10/2026). Dari jumlah tersebut, tujuh wisudawan program magister berasal dari Libya.

Prosesi wisuda yang berlangsung di halaman Gedung UPDN Nganjuk itu dihadiri unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, perwakilan lembaga, sivitas akademika, serta orang tua dan wali wisudawan.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 301 lulusan yang diwisuda terdiri atas 270 lulusan program sarjana dan 31 lulusan program magister. Kehadiran tujuh wisudawan asal Libya menjadi salah satu hal yang menandai pelaksanaan wisuda tahun ini.

Wisudawan/Wisudawati UPDN 2026.

Partisipasi mahasiswa internasional tersebut juga menunjukkan jangkauan pendidikan UPDN Nganjuk yang tidak hanya melibatkan mahasiswa dari dalam negeri.

Pelaksana Harian (Plh.) Rektor UPDN Nganjuk, Dr. H. Riduwan, M.Pd.I., mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia mengapresiasi perjuangan para lulusan dalam menghadapi berbagai tantangan akademik, termasuk menyelesaikan tugas akhir serta membagi waktu antara perkuliahan, pekerjaan, dan keluarga.

Riduwan menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan kehidupan dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

Ia berpesan agar para lulusan terus belajar sepanjang hayat, tidak takut menghadapi kegagalan, serta menjaga integritas dan akhlak. Para alumni juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Riduwan mengajak para hadirin mengenang jasa almarhum Prof. H. Akhyak, M.Ag., pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah pada 2007 sekaligus pembina Yayasan Pangeran Diponegoro Nganjuk. Doa bersama dipanjatkan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Sementara itu, Wakil Koordinator Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag., menyampaikan orasi ilmiah yang berisi motivasi bagi para lulusan.

Ia mengingatkan pentingnya menyeimbangkan usaha, doa, dan tawakal dalam meraih kesuksesan. Ia juga mengapresiasi perkembangan UPDN Nganjuk dan berharap perguruan tinggi tersebut terus meningkatkan mutu pendidikan.

Selain itu, UPDN diharapkan mampu melahirkan lulusan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan di tengah masyarakat.

Suasana wisuda UPDN 2026.

Melalui wisuda ini, UPDN Nganjuk berharap seluruh lulusan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, menjaga nama baik almamater, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Para alumni juga diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, dan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dalam menjalani kehidupan.

Pos terkait