Pemuda Blitar Konsolidasikan Gerakan WCD 2026

Pemuda Blitar Konsolidasikan Gerakan World Cleanup Day 2026.
Pemuda Blitar Konsolidasikan Gerakan World Cleanup Day 2026.

LINTASJATIM.com, Blitar – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Tim World Cleanup Day (WCD) Blitar mulai mematangkan persiapan pelaksanaan World Cleanup Day Indonesia 2026 di Kabupaten Blitar.

Konsolidasi tersebut digelar di Kanigoro, Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari koordinasi untuk memperkuat tim dan menyusun rangkaian kegiatan lingkungan yang akan dilaksanakan di wilayah Blitar.

Bacaan Lainnya

WCD Indonesia 2026 mengusung tema ‘Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah’. Tema tersebut menjadi ajakan kepada generasi muda untuk tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengambil peran dalam membangun gerakan masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Leader WCD Blitar Aluk Sanjaya bersama anggota Mapala Bawana Unisba membahas berbagai persiapan kegiatan. Pembahasan meliputi penguatan tim, penyusunan agenda, serta rencana kolaborasi dengan komunitas dan berbagai pihak di Kabupaten Blitar.

Bagi Tim WCD Blitar, aksi bersih lingkungan tidak sebatas kegiatan mengumpulkan sampah. Gerakan tersebut juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai dampak sampah terhadap lingkungan.

Sampah yang dibuang sembarangan berpotensi menjadi persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu hal yang ingin didorong melalui gerakan tersebut.

Keterlibatan pemuda dinilai penting dalam upaya tersebut. Selain menjadi peserta kegiatan, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan dan mengajak masyarakat membangun kebiasaan menjaga lingkungan.

World Cleanup Day merupakan gerakan bersih-bersih yang dilaksanakan secara serentak dan telah melibatkan jaringan di 211 negara. Di Indonesia, gerakan tersebut diperkenalkan oleh Let’s Do It Indonesia atau Yayasan Lestari Dari Indonesia yang merupakan bagian dari Let’s Do It World Movement sejak 2014.

Di tingkat daerah, leader WCD berperan menghubungkan gerakan tersebut dengan masyarakat, komunitas, pemerintah daerah, institusi pendidikan, perusahaan, media, serta berbagai pemangku kepentingan.

Konsolidasi di Kanigoro menjadi salah satu langkah awal Tim WCD Blitar dalam menyiapkan pelaksanaan WCD 2026. Para pemuda tidak hanya mempersiapkan kegiatan bersih-bersih, tetapi juga berupaya membangun gerakan yang dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.

Sebab, keberhasilan gerakan lingkungan tidak hanya diukur dari jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga dari kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab.

Pos terkait