LINTASJATIM.com, Batu – Dinas Pendidikan Kota Batu memperingatkan calon peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar tidak memanipulasi titik lokasi rumah pada jalur domisili. Kecurangan tersebut dapat berujung pada pembatalan kelulusan hingga larangan diterima di seluruh sekolah negeri di Kota Batu.
Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Alfi Nurhidayat, mengatakan pihaknya akan bertindak tegas terhadap setiap temuan manipulasi data pendaftaran. Menurut dia, sistem daring yang digunakan menyimpan jejak digital sehingga pelanggaran mudah dilacak.
“Ketika itu sampai ketahuan ada manipulasi, kita pastikan dia akan kita gugurkan. Bahkan kalau perlu ada sanksi yang anak ini tidak bisa diterima di sekolah se-Kota Batu,” kata Alfi saat meninjau pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 1 Kota Batu, Selasa (9/6/2026).
Saat ini, proses SPMB masih menyelesaikan tahap jalur prestasi. Pendaftaran jalur domisili dijadwalkan dibuka pada pekan depan. Jalur ini menjadi perhatian khusus karena menentukan penerimaan berdasarkan jarak rumah calon siswa ke sekolah tujuan.
Untuk mencegah kecurangan, Dispendik menggunakan sistem pengukuran berbasis satelit, bukan lagi penghitungan manual dengan meteran. Teknologi tersebut memungkinkan verifikasi lokasi secara lebih akurat dan transparan.
“Sistem online itu selalu meninggalkan track and trace. Hari ini kita tidak mengukur jarak dengan meteran lagi, tetapi dengan satelit, sehingga semua akan terlihat,” ujar Alfi.
Meski demikian, ia mengakui peluang manipulasi masih mungkin terjadi. Karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan internal dinas, tetapi juga melibatkan masyarakat dan media.
“Kalau ada kejanggalan-kejanggalan, silakan laporkan ke kami. Kami sangat terbuka untuk monitoring bersama,” tuturnya.
Dinas Pendidikan Kota Batu juga menyiapkan posko pengaduan dan hotline di sekolah negeri maupun kantor dinas untuk menerima laporan selama proses seleksi berlangsung. Pemerintah berharap SPMB 2026 dapat berjalan transparan, adil, dan memberi kesempatan yang setara bagi seluruh calon siswa.





