LINTASJATIM.com, Nganjuk – Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, belum dibuka untuk umum meski sudah diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Kondisi ini membuat sejumlah warga yang datang untuk berkunjung harus pulang tanpa bisa melihat isi museum.
Dikutip dari detikJatim.com, pantauan di lokasi pada Senin (18/5/2026), pintu museum masih terkunci rapat. Pengunjung hanya bisa melihat bagian dalam melalui kaca pintu serta berfoto di area sekitar museum dan Monumen Marsinah.
Salah satu warga, Anik Celia (40), mengaku sengaja datang bersama suaminya karena penasaran dengan museum yang baru diresmikan tersebut. Namun ia kecewa lantaran museum belum menerima kunjungan umum.
“Saya penasaran ingin melihat langsung isi museum, mau tahu sejarah Ibu Marsinah. Tapi ternyata hari ini masih ditutup,” ujar warga Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom itu.
Hal serupa dirasakan Trisnawati (52), warga Desa Cengkok, Kecamatan Ngronggot. Ia mengaku sebelumnya mendapat informasi museum sudah dibuka gratis setiap hari.
“Saya awalnya dapat informasi, museum dibuka untuk umum gratis tiap hari pada pukul 10.00 sampai pukul 17.00 WIB. Tapi ternyata belum buka,” katanya.
Ketua KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi membenarkan museum belum bisa diakses masyarakat. Menurutnya, pengelola masih melakukan sejumlah persiapan teknis sebelum operasional penuh dimulai.
“Memang benar. Karena kami masih perlu menyiapkan perangkat-perangkat yang ada di sana,” ungkap Fauzi, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, persiapan tersebut meliputi penyiapan petugas keamanan, tenaga kebersihan hingga administrasi museum.
“Jadi kami masih butuh waktu untuk menyiapkan perangkat-perangkat tersebut,” terangnya.
KSPSI Jatim menargetkan seluruh persiapan rampung pada akhir Mei 2026. Museum Marsinah diperkirakan mulai dibuka untuk publik pada awal Juni mendatang.
“Kami memasang target, awal Juni, sekitar tanggal satu atau dua, Museum Ibu Marsinah sudah bisa dikunjungi secara umum,” tandas Fauzi.
Sementara itu, kakak Marsinah, Marsini, juga memastikan museum akan segera dibuka setelah seluruh kebutuhan teknis selesai disiapkan.
“Akan dibuka secara umum dalam waktu dekat,” pungkasnya.





