LINTASJATIM.com, Blitar – Distribusi koper untuk calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar hampir rampung. Namun, hingga kini masih terdapat kekurangan sebanyak 10 unit koper yang belum dikirim oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.
Dikutip dari detikJatim.com, Kabag TU Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Agus Amirudin, mengatakan pembagian koper telah dimulai sejak akhir pekan lalu, sesaat setelah barang tiba di daerah.
“Mulai Sabtu (25/4/2026) malam kopernya datang, kemudian langsung dibagikan,” ujarnya, Senin (27/4/2025).
Dari total sekitar 915 calon jemaah haji, sebagian besar telah menerima koper. Meski demikian, masih ada sekitar 20 koper yang belum diambil oleh pemiliknya. Sementara itu, kekurangan distribusi masih menunggu pengiriman lanjutan dari provinsi.
“Masih kurang 10 unit koper lagi, masih menunggu distribusi dari Kanwil Jatim,” jelas Agus.
Pihaknya juga mengingatkan jemaah untuk memberi tanda khusus pada koper sesuai ketentuan guna menghindari tertukar. Setiap rombongan dalam satu kloter dibedakan melalui pita berwarna.
“Dalam satu kloter ada beberapa rombongan, jadi masing-masing menggunakan warna pita yang berbeda,” terangnya.
Selain itu, jemaah diminta mematuhi aturan barang bawaan. Koper besar dibatasi maksimal 32 kilogram, sedangkan koper kabin maksimal 7 kilogram. Barang-barang terlarang juga tidak diperkenankan dibawa selama perjalanan ibadah.
Calon jemaah haji Kabupaten Blitar dijadwalkan berangkat pada 18-19 Mei 2026 dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 106 hingga 109. Sebelum menuju Jeddah, mereka akan terlebih dahulu masuk ke Asrama Haji Surabaya.
Menjelang keberangkatan, jemaah diimbau menjaga kondisi fisik agar tetap prima.
“Kami turut mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan agar dapat beribadah dengan lancar,” pungkas Agus.





