LINTASJATIM.com, Surabaya – Arus pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya masih tinggi pada hari kedua Lebaran 2026. PT KAI mencatat puluhan ribu masyarakat memanfaatkan moda transportasi rel untuk perjalanan mudik maupun arus balik.
Dikutip dari detikJatim.com, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan total penumpang pada Minggu (22/3/2026) mencapai 48.328 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 24.786 penumpang berangkat dan 23.542 penumpang datang.
“Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini antara lain Stasiun Surabaya Gubeng mencatat 14.214 penumpang, disusul Surabaya Pasarturi sebanyak 12.619 penumpang, dan Stasiun Malang 6.558 penumpang,” ujar Mahendro.
Tingginya mobilitas ini merupakan bagian dari tren lonjakan selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 hingga 22 Maret. Dalam periode tersebut, KAI Daop 8 telah melayani total 523.344 penumpang.
“Rinciannya, 289.695 penumpang berangkat dan 233.649 penumpang datang,” jelasnya.
KAI juga mencatat puncak penjualan tiket terjadi pada 18 Maret dengan 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret sebanyak 29.409 tiket.
Seiring masih berlangsungnya arus balik, KAI memprediksi puncak kepadatan penumpang akan terjadi pada 24 Maret 2026. Untuk itu, penumpang diimbau mengatur waktu perjalanan dengan baik.
“Kami mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan, serta mengatur waktu kedatangan di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta,” pungkas Mahendro.






