Prof Fatkul Anam Raih LPTNU Award 2026

Prof. Fatkul Anam Raih Anugerah LPTNU Award 2026 Kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat.
Prof. Fatkul Anam Raih Anugerah LPTNU Award 2026 Kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat.

LINTASJATIM.com, Surabaya – Guru Besar Manajemen Pendidikan Berbasis Teknologi Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Prof. Dr. H. Fatkul Anam, meraih LPTNU Award 2026 kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat Bidang Pembangunan Perguruan Tinggi.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang LPTNU Award 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Tower Lantai 9, Jalan Jemursari No. 51–57 Surabaya, Selasa (10/3/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Penghargaan itu ditetapkan melalui rapat pleno dewan juri setelah melalui proses seleksi ketat. Prof. Fatkul Anam dinilai layak menerima anugerah tersebut setelah bersaing dengan 23 nominator dari berbagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di seluruh Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi panjang dan konsisten Prof. Fatkul Anam dalam membangun dan mengembangkan perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Salah satu kiprah pentingnya terlihat saat menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) sejak masa awal berdiri hingga awal 2026.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkhidmah dalam pengembangan PTNU. Pembangunan perguruan tinggi harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui penguatan manajemen berbasis digital,” ujarnya kepada LINTASJATIM.com.

Selama masa kepemimpinannya, Prof. Fatkul Anam dikenal aktif mendorong penguatan tata kelola perguruan tinggi, peningkatan kualitas akademik, serta pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga berperan dalam memperkuat kelembagaan UNUSIDA sehingga mampu berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di lingkungan NU.

Selain berkiprah di dunia akademik, ia juga dikenal sebagai tokoh pendidikan yang konsisten mendorong peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Timur itu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan PTNU melalui pengembangan manajemen kampus berbasis teknologi.

“Saya yakin, melalui inovasi dalam pengelolaan akademik dan sistem tata kelola kampus berbasis teknologi, perguruan tinggi dapat meningkatkan daya saing sekaligus menjadi model pengembangan bagi PTNU lainnya di Indonesia,” tandasnya.

Pos terkait