Protes Penutupan Akses Jalan, Ratusan Warga Jember Geruduk Tambak Udang

  • Whatsapp

LINTASJATIM.com, Jember – Ratusan warga Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Gumukmas, Jember, mendatangi tambak udang Vaname yang dibangun di pesisir pantai desa setempat. Mereka memprotes pengusaha tambak yang menutup akses jalan warga.

Ratusan warga itu datang bersama mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember.

Bacaan Lainnya

“Adanya aksi dari ratusan warga ini, karena warga menginginkan akses jalan ini dibuka sebagai mana semestinya. Seperti awal sebelum ada tambak, jadi akses jalan itu jangan ditutup,” kata Kuasa Hukum Warga Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Zaenudin, Senin (19/7/2021).

Menurut keterangannya, jalan selebar sekitar 3 meter itu ditutup dengan pagar bambu. Dengan panjang jalan sekitar 100 meter. Pengusaha berdalih jalan itu masuk lahan tambak.

“Sebenarnya ada akses jalan lain di sekitar arah barat tambak. Tapi jalanan itu kami tidak tahu bagaimana bisa ada di sana. Kan ini jalan utama ya yang diprotes warga. Sehingga diminta untuk dibuka,” jelas Zainudin.

Sementara itu, Kepala Desa Kepanjen Saiful Mahmud juga mendatangi lokasi tambak udang yang diprotes oleh warganya itu. Ia bermaksud membantu mediasi terkait persoalan yang dialami warga dengan pengelola tambak.

Namun, karena miss komunikasi, di tengah pembicaraan kades bersama pengelola tambak, ia diminta warga untuk kembali ke Balai Desa Kepanjen.

Saiful mengaku jika berdirinya tambak udang itu berada di lahan tanah miliknya. Lokasi tambak udang dikelola investor asal Banyuwangi. Dengan luas lahan kurang lebih 4,5 hektar. Lokasi tambak itu juga baru dibangun sekitar 2 bulan lalu.

“Untuk tanah di pesisir laut memang milik saya, pengusahanya orang Banyuwangi. Saya sudah berkomunikasi dengan pemilik usaha tambak udang terkait permasalahan ini,” ujarnya.

Menurut Saiful pengelola tambak juga sudah setuju dengan permintaan warga agar akses jalan umum dapat dibuka kembali. Setelah ada kesepakatan bahwa jalan kembali dibuka, warga kemudian membubarkan diri.

Pos terkait