Santri Baitul Musta’iddin Ukir Prestasi Internasional Lewat Qira’atul Kutub

Keterangan foto: Ahmad Barqi Azizi berada di tengah, didampingi Gus Abqoriyyul Afifi di sebelah kanan, bersama tiga santri Baitul Musta’iddin lainnya yang turut mengikuti ajang Gebyar Apresiasi Khazanah Araby 2026.

LINTASJATIM.com, Situbondo – Ahmad Barqi Azizi menorehkan prestasi internasional melalui cabang Qira’atul Kutub. Santri kelas Ulya Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Baitul Musta’iddin tersebut berhasil meraih Juara I. Pengumuman pemenang berlangsung Rabu, (23/09/2026).

Prestasi itu diraih dalam ajang Gebyar Apresiasi Khazanah Araby 2026 tingkat internasional. Kompetisi tersebut diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Bacaan Lainnya

Barqi mengikuti perlombaan dengan materi pembacaan kitab Fathul Qarib. Dalam kompetisi tersebut, materi yang diujikan berkaitan dengan sejumlah pembahasan fikih.

Pembahasan yang diujikan meliputi bab haji, mu’amalah, dan munakahat dalam kitab Fathul Qarib. Peserta tidak hanya dituntut mampu membaca teks kitab, tetapi juga memahami kandungan materi yang dibaca.

Dalam persiapannya, Barqi mendapatkan pendampingan dari Abqoriyyul Afifi, M.Pd., yang juga merupakan wali kelasnya. Pembinaan dilakukan selama proses persiapan sebelum mengikuti perlombaan.

Keduanya merupakan bagian dari lingkungan pendidikan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Baitul Musta’iddin. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan membaca sekaligus memahami materi kitab yang menjadi bahan perlombaan.

Abqoriyyul Afifi menyampaikan rasa syukur atas capaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Barqi tidak terlepas dari ketekunan belajar dan kesungguhan dalam mendalami kitab.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian Barqi dalam Qira’atul Kutub tingkat internasional. Hasil ini menjadi buah ketekunan belajar, kesungguhan membaca kitab, dan pembinaan yang dilakukan secara bertahap,” ujar Gus Afif.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan semata. Barqi didorong untuk terus meningkatkan kemampuan membaca kitab dan mempertahankan semangat belajar.

“Sebagai wali kelas sekaligus pendamping, saya berharap Barqi terus istiqamah dalam belajar. Semoga kemampuannya semakin berkembang dan prestasi tersebut dapat memotivasi santri lainnya,” lanjutnya.

Keberhasilan Barqi menjadi capaian tersendiri bagi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Baitul Musta’iddin. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan hasil dari pembinaan kitab kuning yang menjadi salah satu fokus pendidikan pesantren.

Pengumuman juara disampaikan pada pukul 21.00 WIB, Rabu malam, 23 September 2026. Capaian tersebut turut membawa nama Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Baitul Musta’iddin dalam ajang kompetisi Qira’atul Kutub tingkat internasional. (Lil)

Sumber: Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Baitul Musta’iddin dan dokumentasi Gebyar Apresiasi Khazanah Araby 2026.

Pos terkait