LINTASJATIM.com, Magetan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif I Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Tahun 2026 memasang reflektor jalan di Dusun Sedran, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Program ini merupakan bagian dari SAPA DESA (Sinergi Aksi Peduli dan Pembangunan Desa) yang berfokus pada peningkatan keselamatan berkendara dan kualitas lingkungan desa.
Sebanyak delapan reflektor dipasang di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan, seperti tikungan tajam, jalan menurun, kawasan di tepi jurang, dan ruas jalan yang berdekatan dengan aliran sungai. Kondisi tersebut dinilai memiliki tingkat risiko tinggi, terutama saat malam hari atau ketika cuaca berkabut yang mengurangi jarak pandang pengendara.
Pemasangan reflektor dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan yang melibatkan tim KKN, perangkat desa, dan masyarakat. Hasil pemetaan menunjukkan ruas jalan tersebut masih minim penanda keselamatan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Koordinator Desa KKN Kolaboratif Bulugunung 2026, Febrian Prasetiyo, mengatakan pemasangan reflektor merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi keselamatan masyarakat.
“Reflektor berfungsi memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga pengendara dapat mengenali arah tikungan maupun batas badan jalan dengan lebih jelas, terutama pada malam hari. Harapannya, keberadaan reflektor ini dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” ujarnya.
Menurut Febrian, program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan infrastruktur keselamatan di desa. Melalui pendekatan berbasis observasi, mahasiswa berupaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Program SAPA DESA menjadi salah satu unggulan KKN Kolaboratif UTM yang dirancang untuk menjawab berbagai persoalan di desa melalui kegiatan yang aplikatif dan berkelanjutan. Pemasangan reflektor diharapkan mampu meningkatkan keamanan, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di Dusun Sedran.
Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh seluruh anggota Tim KKN Kolaboratif Bulugunung 2026, yakni Febrian Prasetiyo, Dewi Kurnia Sari, Karinda Dwi Marshandy, Syamsuddin, Sofia Rineksa Hapsari, Haydar Pahlevi Subiyakto, M. Agus Gilang Perdana, Muhammad Aldo Arjun Naja, Nurul Hikmah Septiani, dan M. Rikza Fiqih Yuliansyah.
Seluruh program berada di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif UTM, Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., yang membimbing mahasiswa dalam merancang program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga, KKN Kolaboratif I UTM 2026 diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat selama masa pengabdian, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bulugunung.





