LINTASJATIM.com, Bondowoso – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pembinaan rutin BRILink Agen. Melalui BRI Unit Tapen, Kabupaten Bondowoso, edukasi dilakukan setiap minggu untuk meningkatkan pemahaman agen dan masyarakat tentang layanan keuangan, keamanan transaksi, serta pengelolaan keuangan.
Salah satu mitra yang terlibat dalam program tersebut adalah Anita Rindrawati, pemilik Toko Sembako Aan di Kecamatan Tapen. Menjadi nasabah BRI sejak 2010, Anita kini memanfaatkan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRILink untuk melayani transaksi keuangan masyarakat di sekitarnya.
Kehadiran BRILink Agen menjadi salah satu upaya BRI mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat melalui kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses layanan keuangan formal sesuai kebutuhan.
Bagi Anita, kemitraan tersebut juga memberikan tambahan pendapatan di luar usaha toko sembako yang dijalankannya. Dari aktivitas sebagai BRILink Agen, ia memperoleh fee merchant sekitar Rp800 ribu per bulan.
Branch Office Head BRI Bondowoso, Agus Tri Wiyono, mengatakan pembinaan BRILink Agen tidak hanya bertujuan memperluas akses transaksi, tetapi juga meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.
“BRI tidak hanya berupaya memperluas akses layanan keuangan melalui BRILink Agen, tetapi juga mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan. Melalui pembinaan rutin setiap minggu, kami berupaya meningkatkan pemahaman agen mengenai layanan yang diberikan sekaligus mendorong edukasi kepada masyarakat agar semakin cermat dalam bertransaksi dan mengelola keuangan,” ujar Agus.
Materi pembinaan mencakup penggunaan layanan keuangan secara tepat, perlindungan kerahasiaan data perbankan, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar agen dapat memberikan informasi yang benar sekaligus membantu masyarakat mengenali risiko dalam bertransaksi.
Pembinaan secara berkala juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas mitra dalam memberikan pelayanan. Dengan pemahaman yang memadai, BRILink Agen diharapkan mampu membantu pelanggan mengikuti prosedur transaksi yang benar dan menjaga kerahasiaan informasi pribadi maupun data perbankan.
Keberadaan agen seperti Toko Sembako Aan menunjukkan peran pelaku usaha lokal dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Selain menjalankan usaha utama, agen turut menyediakan layanan transaksi bagi warga sekitar melalui kemitraan dengan perbankan.
Melalui penguatan jaringan BRILink Agen dan edukasi berkelanjutan, BRI berupaya mendorong masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya secara aman dan bijak.
Sinergi antara perbankan, agen, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi lokal sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal di Kabupaten Bondowoso.





