Bulog Salurkan 3.300 Ton Beras untuk Warga Trenggalek

Bulog Tulungagung serahkan simbolis Bangpan di Sumberejo, Durenan Trenggalek. (cha)
Bulog Tulungagung serahkan simbolis Bangpan di Sumberejo, Durenan Trenggalek. (cha)

LINTASJATIM.com, Trenggalek – Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada sekitar 112.000 penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Trenggalek. Total beras yang dialokasikan mencapai sekitar 3.300 ton.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebanyak 30 kilogram beras atau tiga karung. Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan penyaluran bantuan menyasar sekitar 112.000 PBP di Trenggalek.

“112 ribuan PBP itu akan kita salurkan untuk tiga alokasi, sekitar 3.300 ton. Masing-masing PBP mendapatkan 30 kilogram,” ujar Yonas, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan ditargetkan selesai pada September 2026. Untuk wilayah kerja Cabang Bulog Tulungagung, beras yang disiapkan mencapai sekitar 13.000 ton untuk empat daerah, yakni Kabupaten Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar.

Pada periode penyaluran kali ini, bantuan pangan yang diberikan berupa beras. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram per bulan selama tiga bulan sehingga total bantuan mencapai 30 kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Trenggalek Imam Nurhadi mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

“Bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat ini masing-masing bulan 10 kilogram, total 30 kilogram dalam rangka meringankan beban masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai 4,” ujarnya.

Penyaluran bantuan diawali di Desa Sumberejo dan selanjutnya dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Pemerintah menargetkan distribusi rampung hingga akhir September 2026.

Bagi warga penerima, bantuan tersebut menjadi tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya Vina Ekowati (31), warga penerima bantuan yang mendapatkan tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram.

Vina mengaku sebelumnya juga pernah menerima bantuan serupa. Ia berharap program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini 30 kilogram cukup lebih dari dua minggu. Di rumah ada tiga orang. Ya sangat terbantu, semoga ke depannya lebih baik lagi,” ungkap Vina.

Bantuan 30 kilogram beras tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan. (cha/red)

Pos terkait