Polisi Telusuri Hulu-Hilir KMP Mutiara

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura. Sumber foto: www.detik.com
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan Ditpolairud Polda Jawa Timur. Polisi kini menelusuri seluruh rangkaian pelayaran kapal untuk menemukan titik awal insiden.

Dikutip dari detikJatim.com, Dirpolairud Polda Jatim Kombes Arman Asmara mengatakan penyidikan dilakukan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI). Pendekatan tersebut digunakan untuk mengurai fakta berdasarkan keterangan saksi, dokumen, serta barang bukti.

Bacaan Lainnya

Sejauh ini, penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim telah memeriksa tujuh saksi. Namun, jumlah tersebut dipastikan masih dapat bertambah selama proses penyelidikan berlangsung.

“Statusnya masih lidik (penyelidikan), masih baru saja dimulai. Sementara untuk kesaksian ini sudah ada yang kami panggil, karena pemeriksaan sudah sampai tujuh saksi,” kata Arman, Selasa (11/8/2026).

Menurut Arman, pemeriksaan tidak hanya diarahkan pada kondisi kapal saat kebakaran terjadi. Polisi juga menelusuri tahapan sebelum kapal berlayar, termasuk kendaraan dan penumpang yang masuk melalui pelabuhan.

“Penyelidikan dimulai dari pemeriksaan kendaraan dan penumpang yang masuk melalui pelabuhan. Setiap penanggung jawab terkait akan dimintai keterangan,” ujarnya.

Polisi juga membuka kemungkinan memeriksa proses penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Data manifes penumpang dan barang turut menjadi bagian yang akan ditelusuri untuk mencocokkan seluruh informasi terkait pelayaran KMP Mutiara Sentosa 2.

Selain itu, keterangan dari penumpang maupun korban selamat juga berpotensi menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Kendati demikian, polisi belum mengungkap identitas maupun latar belakang tujuh saksi yang telah diperiksa.

Arman menegaskan pemeriksaan saksi masih berlangsung dan jumlahnya dapat bertambah sesuai kebutuhan penyelidikan.

“Ya, tujuh saksi akan berkembang terus. Tujuh saksi ini harapannya supaya bisa membuat terang benderang persoalan tentang dugaan kebakaran kapal,” tuturnya.

Polisi saat ini masih mengumpulkan berbagai dokumen, keterangan dan bukti pendukung. Seluruh material tersebut akan dianalisis untuk membantu mengungkap penyebab kebakaran.

“Seluruh fakta sudah kami peroleh, mulai berkas hingga bukti-bukti yang lain, semuanya masih bisa berkembang, karena kami akan mengusut tidak hanya dari hulu saja, tapi hingga ke hilir,” pungkas Arman.

Pos terkait