LINTASJATIM.com, Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) resmi meluncurkan UNUTRACE (UNUSIDA Training Center) sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi berbasis lintas fakultas.
Peluncuran dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-12 UNUSIDA di Masjid KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Jumat (3/7/2026).
Kehadiran UNUTRACE menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan Mujahadah dan Istighotsah Harlah ke-12 UNUSIDA. Lembaga ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kompetensi yang mampu menjembatani teori akademik dengan kebutuhan dunia kerja, industri, pendidikan, dan masyarakat.
Wakil Rektor II UNUSIDA, Dr. Ana Christanti, mengatakan perkembangan dunia profesi dan industri menuntut sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“UNUTRACE hadir sebagai lembaga resmi yang berada langsung di bawah koordinasi Rektor UNUSIDA. Lembaga ini dirancang sebagai payung besar yang mengintegrasikan seluruh kepakaran multi-fakultas di UNUSIDA,” ujarnya.
Menurut Ana, UNUTRACE mengintegrasikan berbagai bidang keilmuan yang dimiliki UNUSIDA, mulai dari transformasi digital melalui Fakultas Ilmu Komputer, pengembangan teknologi melalui Fakultas Teknik, penguatan bisnis melalui Fakultas Ekonomi, hingga inovasi pendidikan dan nilai-nilai keislaman melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI).
Melalui kolaborasi lintas disiplin tersebut, UNUTRACE diharapkan mampu menghadirkan solusi pelatihan di bidang teknologi informasi, bisnis dan manajemen, teknik dan rekayasa, manajemen kelembagaan syariah, serta pengembangan pendidikan.
“UNUTRACE berkomitmen menjadi jembatan yang mentransformasikan teori akademik perguruan tinggi menjadi keterampilan praktis yang siap diterapkan di lapangan,” tambahnya.
Sebagai program perdana, UNUTRACE meluncurkan dua pelatihan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar. Program pertama adalah Pelatihan Analisis Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi Guru SD, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memetakan dan menganalisis potensi akademik peserta didik.
Program kedua ialah Pelatihan Manajemen Sekolah bagi Kepala Sekolah. Pelatihan tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam menerapkan tata kelola pendidikan yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
UNUTRACE juga menerapkan standar mutu pelatihan yang memastikan peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis dan rekomendasi yang dapat langsung diterapkan di institusi masing-masing.
Peluncuran UNUTRACE menjadi bagian dari komitmen UNUSIDA untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.
Dalam momentum Harlah ke-12 tersebut, jajaran rektorat UNUSIDA juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung perkembangan kampus, di antaranya PBNU, LPTPBNU, PCNU Sidoarjo, PC Muslimat NU Sidoarjo, Badan Penyelenggara Pendidikan (BPP) UNUSIDA, serta seluruh sivitas akademika.
“Dengan semangat Bersama Bergerak, Nyata Berdampak, UNUTRACE diharapkan menjadi mitra strategis bagi sekolah, lembaga, dunia usaha, industri, dan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi serta memperluas manfaat pendidikan tinggi,” pungkas Ana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo KH. R. Abdussalam Mujib, Ketua BPP UNUSIDA Drs. H. Arli Fauzi, S.H., M.Hum., Sekretaris BPP UNUSIDA sekaligus Ketua PC ISNU Sidoarjo Dr. Sholehudin, Rektor UNUSIDA masa khidmah 2014–2026 Prof. Dr. H. Fatkul Anam, M.Si., serta Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Dra. Hj. Ainun Jariyah.





