Progres Penyaluran Beras BULOG Tulungagung 55,72 persen: Jaga Stabilitas Harga

Penyaluran Beras BULOG Tulungagung.
Penyaluran Beras BULOG Tulungagung.

LINTASJATIM.com, Tulungagung – BULOG Kantor Cabang Tulungagung berupaya ikut serta mendukung langkah stabilisasi pangan nasional khususnya di wilayah Tulungagung, Blitar Raya dan Trenggalek melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras.

Progres hari ini sudah 55,72 persen dari target, Bulog bersama pemerintah daerah bekerjasama guna menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pemimpin Cabang Perum BULOG Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan menegaskan per Senin (8/6/2026) penyaluran bantuan pangan beras di 4 wilayah kerja sudah diatas 50 persen.

“Kami telah terealisasi hampir 55,72 persen atau telah diterima oleh hampir 260 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 465 ribu PBP,” ujar Yonas.

Sementara itu untuk tulungagung sendiri sudah tersalur kepada sekitar 85 ribu PBP dari target 150 ribu PBP. Dimana akan ditargetkan seluruhnya dapat tersalurkan 100 persen sebelum akhir Juni 2026.

Menurutnya ini sebagai Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar tradisional.

Per awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton, sedangkan di cabang Tulungagung sendiri menguasai stok beras sebanyak 85 ribu ton.

“Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja kami,” bebernya.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, BULOG juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya akan terus kami masifkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambah Yonas.

Pemerintah menilai bahwa kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras.

BULOG Tulungagung juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan.

“Masyarakat tidak perlu kawatir karena stok beras yang kami kuasai sangat mencukupi. Kami bersama Pemerintah dan seluruh pihak terkait akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutupnya. (Qil/red)

Pos terkait