LINTASJATIM.com, Malang – Arus mudik Lebaran 2026 memicu lonjakan volume kendaraan di ruas Tol Pandaan-Malang. PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat sebanyak 524.327 kendaraan melintas sejak H-10 hingga H-2 Idul Fitri atau pada 11–19 Maret 2026.
Dikutip dari detikJatim.com, jumlah tersebut meningkat 4,87 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 499.985 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalur tol untuk perjalanan mudik.
General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, memastikan pihaknya tetap mengoptimalkan layanan di tengah lonjakan tersebut.
“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik, baik dalam transaksi gerbang tol, pelayanan lalu lintas, hingga preservasi jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Berdasarkan data operasional, sejumlah gerbang tol mengalami peningkatan arus kendaraan. Di Gerbang Tol Malang, misalnya, tercatat kenaikan tertinggi untuk kendaraan masuk yang mencapai 60.091 unit atau naik 14,1 persen. Sementara kendaraan keluar mencapai 50.716 unit atau meningkat 3,17 persen.
Kenaikan juga terjadi di Gerbang Tol Lawang dengan 28.412 kendaraan masuk (naik 7,98 persen) dan 34.631 kendaraan keluar (naik 3,77 persen). Di Gerbang Tol Pakis, kendaraan masuk tercatat 31.726 unit atau naik 6,51 persen, sedangkan kendaraan keluar mencapai 28.803 unit atau naik 4,31 persen.
Sementara itu, Gerbang Tol Singosari mencatat penurunan kendaraan masuk sebesar 3,86 persen menjadi 120.682 unit, namun kendaraan keluar justru meningkat 3,6 persen menjadi 113.179 unit.
Adapun di Gerbang Tol Purwodadi, kendaraan masuk naik tipis 1,7 persen menjadi 27.916 unit, sedangkan kendaraan keluar turun 0,2 persen menjadi 28.171 unit.
Seiring tingginya volume kendaraan, pihak Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.






